Iran Ingatkan AS agar tidak Merusak Hubungan Tehran-IAEA
-
Abolfazl Amoui.
Juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, mengatakan kerja sama antara Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bersifat teknis dan dalam konteks perjanjian bilateral.
Abolfazl Amoui dalam wawancara eksklusif dengan Iran Press, Sabtu 27/2/2021), menuturkan Amerika Serikat sedang berusaha untuk meloloskan resolusi anti-Iran di Dewan Gubernur IAEA.
"Langkah baru Iran meningkatkan kegiatan nuklirnya dan menangguhkan pelaksanaan sukarela Protokol Tambahan merupakan respons terhadap Barat yang tidak memenuhi kewajibannya untuk mencabut sanksi," jelasnya.
Amoui menegaskan Barat harus mencabut sanksi dan memenuhi kewajibannya serta tidak merusak kerja sama Iran dan IAEA.
Iran, lanjutnya, mengadopsi pendekatan damai dan negara-negara Barat tidak boleh menyalahgunakan Dewan Gubernur IAEA untuk kepentingan mereka. Jika ini terjadi, maka ia akan berdampak buruk bagi proses kerjasama IAEA-Iran.
Berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh Parlemen Iran, pelaksanaan sukarela Protokol Tambahan dihentikan sejak 23 Februari 2021, dan negara ini mempertahankan kerja samanya dengan IAEA hanya dalam konteks Perjanjian Perlindungan (Safeguard Agreement). (RM)