Stabilitas Irak akan Menguat Jika Pasukan AS Ditarik
https://parstoday.ir/id/news/iran-i94962-stabilitas_irak_akan_menguat_jika_pasukan_as_ditarik
Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan percepatan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Irak akan memperkuat stabilitas di negara itu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 12, 2021 15:41 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Ali Shamkhani dan Qasim Mohammad Jalal al-Araji di Tehran.
    Pertemuan Ali Shamkhani dan Qasim Mohammad Jalal al-Araji di Tehran.

Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan percepatan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Irak akan memperkuat stabilitas di negara itu.

Hal itu diungkapkan Shamkhani dalam pertemuan dengan mitranya dari Irak, Qasim Mohammad Jalal al-Araji di Tehran, Senin (12/4/2021) seperti dilansir kantor berita IRIB.

"Peran AS dalam memperkuat terorisme dan takfiri sudah jelas dan terbukti," kata Shamkhani mengacu pada serangan teror terhadap Syahid Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis oleh AS pada Januari 2020.

Dia mencatat salah satu prioritas utama kerja sama keamanan antara Iran dan Irak adalah upaya untuk menuntut dan menghukum mereka, yang memerintahkan dan melakukan pembunuhan terhadap para komandan perlawanan.

"Pemerintah Irak diharapkan akan mengambil langkah yang lebih besar dalam hal ini mengingat Jenderal Soleimani menjadi tamu mereka," imbuh Shamkhani.

Shamkhani juga menyatakan keprihatinan tentang kebangkitan anasir-anasir yang berafiliasi dengan Daesh di Irak. "Ada bukti-bukti valid bahwa AS mendukung teroris Daesh dan mengerahkan mereka ke berbagai wilayah Irak dengan tujuan menciptakan ketidakamanan untuk memperpanjang kehadirannya di Irak," ungkapnya.

Sementara itu, Qasim al-Araji memuji peran strategis Iran dalam memastikan stabilitas dan keamanan kawasan serta dalam memerangi terorisme.

Dia menyerukan kerja sama yang lebih erat dengan Tehran di berbagai bidang.

Qasim al-Araji mengakui bahwa AS berhubungan dengan kelompok teroris Daesh di Irak. Menurutnya, membagi teroris dalam kategori baik dan buruk serta menggunakan standar ganda dalam perang kontra-terorisme hanya akan memperkuat peran jahat para teroris.

Penasihat keamanan nasional Irak mengunjungi Iran atas undangan Shamkhani untuk membicarakan masalah bilateral, regional, dan internasional. (RM)