Menlu Malaysia: Olahraga Menyatukan Bangsa-bangsa
-
Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Saifuddin Abdullah.
Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Saifuddin Abdullah mengatakan, kompetisi olahraga akan mendekatkan bangsa-bangsa dan mempererat ikatan mereka.
Hal itu disampikan Saifuddin ketika memberikan medali kepada tim putra mahasiswa Universitas Payam-e Noor Republik Islam Iran pada hari Sabtu (14/7/2018).
Menlu Malaysia dalam wawancara dengan IRNA di sela-sela pertandingan di lapangan basket Malaysia di Kuala Lumpur mengatakan, standar permainan sangat bagus dan level permainan mahasiswa Iran berada di kelas atas Asia.
Saifuddin menambahkan, tim Iran tampil kuat dalam pertandingan ini dan berhasil mengalahkan tim Malaysia.

Mahasiswa Iran yang terbagi menjadi dua tim: putra dan putri dari Universitas Payam-e Noor, Universitas Azad dan Universitas Tehran berpartisipasi dalam Kejuaraan Bola Basket Universitas Asia ke-4 di Kuala Lumpur sejak Rabu, 11 Juli 2018.
Tim Iran dari Universitas Payam-e Noor menyelesaikan runner up di Kejuaraan Bola Basket 3x3 Universitas Asia ke-4 di Kuala Lumpur pada hari Sabtu.
Pada hari keempat dari acara kontinental di ibukota Malaysia itu, mahasiswa Iran kalah dalam pertandingan terakhir melawan tim Universitas Penerbangan Sipil Cina 15-13 dalam pertandingan yang sangat intens.
Namun, pemenangan medali perak sudah cukup bagi Iran untuk lolos ke putaran final World University League di Cina pada bulan September, di mana event ini diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Universitas Internasional.
Ebrahim Beygi, Mohsen Abedi, Reza Zarei dan Shayan Pourkaveh (tiga pemain utama dan satu pemain pengganti) bermain untuk tim Universitas Payam-e Noor.

Dalam perjalanan mereka ke putaran final, tim Iran mengalahkan tim Mongolia 14-13 pada Kamis di semifinal, sementara tim Universitas Cina mengalahkan Universitas Taiwan, Fu Jen Catholic dengan skor 21-18.
Acara penyerahan medali dihadiri oleh Duta Besar Republik Islam Iran Marzieh Afkham dan dubes dari negara-negara peserta dalam pertandingan tersebut.
Dalam periode pertandingan kali ini, tim mahasiswa Cina berada di urutan pertama Asia, tim putra Universitas Payam-e Noor menempati posisi kedua dan tim Mongolia berada di urutan ketiga.
Iran memiliki empat tim tetapi tiga lainnya keluar dari pertandingan. Universitas Payam-e Noor memiliki satu tim dalam kategori pria dan wanita, sementara Universitas Tehran memiliki satu tim di divisi pria. Universitas Azad Islam mengirim satu tim putri.
Acara ini juga merupakan eksposur internasional pertama untuk tim wanita Iran dalam pertandingan Federasi Olahraga Universitas Asia.

Sebanyak 15 tim pria dan 12 tim wanita dari sembilan negara dan wilayah, termasuk Cina, Hong Kong, Iran, Makau, Malaysia, Mongolia, Sri Lanka, Thailand, dan Taiwan mengambil bagian dalam acara tersebut. (RA)