Malaysia Tolak Manuver UEA dan Tarik Pasukan dari Saudi
-
Mohamad Sabu
Menteri Pertahanan Malaysia mengkonfirmasi penolakan Kuala Lumpur untuk bergabung dalam manuver militer bersama dengan Uni Emirat Arab, "Desert Eagle". Ia mengatakan, Malaysia mulai saat ini hanya akan mengirim pasukan atas permintaan PBB dan semata-mata untuk operasi perdamaian.
IRNA (24/11/2018) melaporkan, Menhan Malaysia, Mohamad Sabu, Sabtu (24/11) mengatakan, penarikan pasukan Malaysia dari Arab Saudi yang sudah ditempatkan sejak 2015, akan mengurangi biaya militer negara ini.
Menhan Malaysia menambahkan, Kuala Lumpur akan menghindari pengiriman pasukan ke negara-negara yang terlibat konflik, dan menarik pasukan dari Saudi serta menolak ikut manuver militer bersama UEA.
Malaysia menempatkan pasukannya di Saudi untuk mengevakuasi warganya dari Yaman. Menhan Malaysia mengatakan, negaranya dapat berpartisipasi dalam Organisasi Kerjasama Islam, OKI untuk menyelesaikan krisis Yaman secara damai. (HS)