-
Respon Statemen Duterte, Rakyat Filipina Demo Tolak Militer AS
Okt 27, 2016 15:07Ribuan warga Filipina menggelar demonstrasi besar-besaran untuk memprotes kehadiran militer Amerika Serikat di negaranya.
-
Ribuan Warga Bahrain Lanjutkan Unjuk Rasa Damai
Sep 30, 2016 15:03Warga Bahrain melanjutkan unjuk rasa damai untuk mengungkapkan dukungan dan solidaritas mereka kepada Sheikh Isa Qassim, ulama terkemuka di negara Pesisir Teluk Persia ini.
-
Bom Meledak di Tengah Kerumunan Demonstran Anti-Kudeta Turki
Aug 04, 2016 06:42Pemerintah Turki mengabarkan terjadinya sebuah ledakan di Barat Daya negara itu.
-
Mogok Massal di Kashmir-India
Jul 23, 2016 13:58Para petinggi aliansi partai-partai politik Kashmir, All Parties Hurriyat Conference (APHC), mengumumkan akan melakukan mogok massal pada hari Ahad dan Senin di Kashmir yang dikontrol India.
-
Rakyat Iran Turun ke Jalan Gelar Pawai Hari Quds Sedunia
Jul 01, 2016 10:24Pawai Hari Quds Sedunia digelar di seluruh penjuru Republik Islam Iran.
-
Ulama Bahrain Peringatkan Al Khalifa tidak Sakiti Syeikh Isa Qassim
Jun 23, 2016 09:13Dewan Ulama Islam Bahrain memperingatkan rezim Al Khalifa untuk menghindari segala bentuk tindakan fisik atas ulama senior Bahrain, Syeikh Isa Qassim.
-
Moqtada Sadr Himbau Pendukungnya Menahan Diri
Jun 11, 2016 22:36Mereaksi demonstrasi hari Sabtu (11/6) yang digelar para pendukung kelompok Sadr di Baghdad, ibukota Irak, pemimpin kelompok ini meminta pendukungnya untuk tidak menyerang gedung-gedung pemerintah.
-
Delegasi AS Didemo Masyarakat Pakistan
Jun 10, 2016 23:44Masyarakat Pakistan menggelar demonstrasi bersamaan dengan tibanya delegasi tingkat tinggi Amerika Serikat di Islamabad, ibukota negara itu.
-
Ribuan Warga Venezuela Turun ke Jalan Dukung Maduro
Jun 02, 2016 12:58Ribuan masyarakat Venezuela turun ke jalan-jalan untuk mendukung Presiden negara itu.
-
Para Pemrotes Donald Trump Bentrok dengan Polisi
May 26, 2016 14:16Aparat kepolisian Amerika Serikat bentrok dengan para pemrotes salah satu kandidat calon presiden Amerika yang kerap mengeluarkan statemen kontroversial, di California.