-
Seattle Direbut Demonstran, Trump Ancam Kerahkan Militer
Jun 13, 2020 11:06Presiden Amerika Serikat mengancam untuk mengerahkan pasukan untuk merebut kembali sebagian kota Seattle di negara bagian Washington yang diduduki demonstran.
-
Trump Lecehkan para Demonstran
Jun 11, 2020 17:38Presiden Amerika Serikat Donald Trump seraya merilis cuitan di Twitter telah mengobarkan api perpecahan di negara ini.
-
Demonstran AS Potong Kepala Patung Christopher Columbus
Jun 11, 2020 09:43Para demonstran anti-rasis Amerika Serikat memotong kepala patung Christopher Columbus di kota Boston.
-
Pemrotes Amerika Menuntut Keadilan Bagi Breonna Taylor
Jun 11, 2020 09:17Breonna Taylor, seorang perempuan muda keturunan Afrika-Amerika. Nasib tragisnya telah menjadi berita utama di tengah amukan protes terhadap diskriminasi rasial di AS.
-
Ketua DPR AS Sebut George Floyd, Martir
Jun 11, 2020 08:12Ketua DPR Amerika Serikat menyebut warga kulit hitam yang pembunuhan rasialnya oleh polisi negara ini memicu gelombang protes besar di Amerika, sebagai seorang martir.
-
Boris Johnson: Inggris Bukan Negara Rasis
Jun 09, 2020 07:48Perdana Menteri Inggris merespon demonstrasi di sejumlah kota negara ini yang memprotes rasisme, dan mengklaim bahwa Inggris bukan negara rasis.
-
Johnson dan Protes Anti-Rasisme di Eropa
Jun 08, 2020 15:51Pembunuhan brutal warga kulit hitam Amerika George Floyd oleh seorang polisi kulit putih pada tanggal 25 Mei di Minneapolis, memicu banjir protes anti-rasisme di Amerika Serikat yang menjalar hingga Eropa.
-
Liput Demonstran, Jurnalis di AS Jadi Sasaran Kekerasan Polisi
Jun 08, 2020 15:12Ratusan jurnalis di Amerika Serikat menjadi sasaran kekerasan oleh polisi yang beusaha membubarkan demonstran anti-rasisme di negara ini.
-
Warga Spanyol Protes Diskriminasi Etnis di Amerika Serikat
Jun 08, 2020 14:57Ribuan warga Spanyol di berbagai kota negara ini menggelar aksi unjuk rasa memprotes diskriminasi etnis terhadap warga kulit hitam di AS.
-
Survei: Protes AS Sudah Tidak Terkendali
Jun 08, 2020 10:42Menurut jajak pendapat, 80 persen orang Amerika percaya bahwa protes anti-diskriminasi sudah tidak terkendali.