Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

kekerasan

  • Indonesia dan Malaysia Kecam Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa

    Indonesia dan Malaysia Kecam Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa

    May 09, 2021 06:49

    Masjid al-Aqsa kembali menyaksikan aksi kekerasan militer rezim Zionis Israel di Masjid al-Aqsa di bulan Ramadhan, ketika puluhan ribu jamaah muslim tengah melakukan shalat di malam suci Lailatul Qadr.

  • Konsensus ASEAN untuk Mengakhiri Krisis Myanmar

    Konsensus ASEAN untuk Mengakhiri Krisis Myanmar

    Apr 25, 2021 09:09

    Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mencapai konsensus untuk membantu menangani krisis di Myanmar, pascakudeta militer terhadap pemerintah terpilih negara itu.

  • Penjualan Senjata Api di Amerika Catat Rekor Baru

    Penjualan Senjata Api di Amerika Catat Rekor Baru

    Apr 23, 2021 08:56

    Penjualan senjata api di Amerika Serikat mencatat rekor baru pada kuartal pertama 2021.

  • Epidemi Kekerasan Bersenjata di Amerika Serikat dan Peringatan Baru Biden

    Epidemi Kekerasan Bersenjata di Amerika Serikat dan Peringatan Baru Biden

    Apr 18, 2021 05:08

    "Setiap hari, banyak orang meninggal akibat kekerasan bersenjata. Kita bisa dan harus mengambil lebih banyak tindakan melawannya dan menyelamatkan nyawa," kata Presiden AS Joe Biden dalam pernyataan Jumat (16/04/2021) malam yang mengutuk penembakan mematikan di Indianapolis.

  • Menlu RI: Inggris Dukung ASEAN untuk Akhiri Krisis Myanmar

    Menlu RI: Inggris Dukung ASEAN untuk Akhiri Krisis Myanmar

    Apr 07, 2021 13:59

    Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengatakan, Inggris akan mendukung negara-negara Asia Tenggara dalam upaya menyelesaikan krisis di Myanmar.

  • Kekerasan dan Diskriminasi Rasial Berlanjut di Amerika

    Kekerasan dan Diskriminasi Rasial Berlanjut di Amerika

    Apr 01, 2021 03:41

    Kekerasan dan diskriminasi rasial terus menjadi masalah yang serius dan meluas dalam masyarakat Amerika, dengan banyak imigran dan orang kulit berwarna diserang secara parah. Dalam insiden terakhir, seorang wanita Asia berusia 65 tahun pada Senin (29/03/2021) diserang oleh seorang pria di siang bolong saat berjalan-jalan di Manhattan, New York, kemudian ditendang dan dipukuli.

  • Indonesia Desak Penghentian Kekerasan di Myanmar

    Indonesia Desak Penghentian Kekerasan di Myanmar

    Mar 19, 2021 14:12

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mendesak agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan. Myanmar masih berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021.

  • Kelompok Buddha Myanmar Kecam Kekerasan Junta Militer

    Kelompok Buddha Myanmar Kecam Kekerasan Junta Militer

    Mar 18, 2021 10:48

    Asosiasi pendeta Buddha terbesar Myanmar, Komisi Pusat Sangha Maha Nayaka memprotes kekerasan yang dilakukan oleh junta militer negara itu terhadap warga sipil.

  • Tujuan Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak

    Tujuan Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak

    Mar 06, 2021 08:24

    Irak diserang dan diduduki oleh kelompok-kelompok teroris Takfiri, khususnya Daesh dalam beberapa tahun terakhir. Aksi mereka menimbulkan kerugian besar bagi seluruh rakyat Irak termasuk umat Islam dan Kristen.

  • PBB Desak Junta Militer Hentikan Kekerasan terhadap Demonstran Myanmar

    PBB Desak Junta Militer Hentikan Kekerasan terhadap Demonstran Myanmar

    Mar 05, 2021 14:01

    Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak junta militer Myanmar menghentikan aksi kekerasan terhadap demonstran, setelah 54 orang tewas selama aksi melawan kudeta.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Mohebbi: Iran Kini Miliki Senjata Lebih Canggih; Jika AS Nekad Agresi Lagi, Konsekuensinya Akan Sangat Pahit

    Mohebbi: Iran Kini Miliki Senjata Lebih Canggih; Jika AS Nekad Agresi Lagi, Konsekuensinya Akan Sangat Pahit

    11 hours ago
  • Iran dan Eurasia Sepakati Daftar Barang Dagangan; Hambatan Teknis Akan DiAtasi

  • Gubernur Bank Sentral Iran: Klaim Keruntuhan Ekonomi Iran Hanyalah Ilusi

  • Laksamana Azmaei: Kami Menghitung Detik untuk Menenggelamkan Kapal-Kapal AS

  • Dubes Austria: Alamut Destinasi Tak Tertandingi bagi Wisatawan

Pilihan Editor
  • Satu Syahid dan Beberapa Luka dalam Serangan Israel ke Gaza

    Satu Syahid dan Beberapa Luka dalam Serangan Israel ke Gaza

    14 hours ago
  • Troublemaker: Drone Multiperan Murah Baru Militer AS

    Troublemaker: Drone Multiperan Murah Baru Militer AS

    15 hours ago
  • Trita Parsi: Akar Konflik AS-Iran adalah Dominasi atas Kawasan

    Trita Parsi: Akar Konflik AS-Iran adalah Dominasi atas Kawasan

    17 hours ago
Terpopuler
  • Seoul Tolak Diplomasi Menyerah kepada AS

  • Yaman: Tinggalkan Aramco, Itu Target Kami

  • Wakil Zoroaster: Sejarah Bukan Alat Propaganda

  • Kapal Kontainer 2.500 Kontainer Tenggelam di Selatan Hormuz

  • Laksamana Azmaei: Kami Menghitung Detik untuk Menenggelamkan Kapal-Kapal AS

  • Gubernur Bank Sentral Iran: Klaim Keruntuhan Ekonomi Iran Hanyalah Ilusi

  • Kegembiraan Aktivis Emirat atas Kekalahan Arab Saudi di Yaman

  • Asia Times: Perang Iran Bawa AS ke Kebuntuan

  • Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran kepada AS: Iran Tidak akan Hentikan Perlawanan !

  • Mohajerani: Iran Bertahan Berkat Rakyat dan Budayanya

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss