-
Media Kuwait: Iran Ingin Pulihkan Hubungan dengan Kawasan
Nov 25, 2021 12:58Media Kuwait mengabarkan, Deputi Menteri Luar Negeri Iran setelah melawat Uni Emirat Arab, akan berkunjung ke Kuwait, dan bertemu dengan sejumlah pejabat negara ini.
-
Transformasi Asia Barat, 13 November 2021
Nov 13, 2021 15:39Perkembangan di negara-negara Asia Barat pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya; Saudi dan Anggota DK PBB Minta Perang Marib Dihentikan.
-
Kuwait Hentikan Layanan Visa untuk Warga Lebanon
Nov 11, 2021 08:47Pemerintah Kuwait telah menghentikan penerbitan semua jenis visa untuk warga negara Lebanon.
-
Arab Saudi dan Gengnya Marah lalu Mengusir Duta Besar Lebanon
Nov 01, 2021 15:29Arab Saudi telah mengatakan kepada duta besar Lebanon untuk meninggalkan negara itu dalam 48 jam.
-
Mengapa Saudi dan Sekutunya Menekan Lebanon ?
Nov 01, 2021 08:51Arab Saudi menarik duta besarnya dari Beirut dan mengusir duta besar Lebanon dari Riyadh sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Penerangan Lebanon tentang perang di Yaman. Bahrain, UEA dan Kuwait juga melakukan tindakan senada terhadap diplomat Lebanon dari negaranya.
-
UEA Minta Warganya Segera Tinggalkan Lebanon
Nov 01, 2021 08:49Departemen Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) meminta warga negaranya untuk segera meninggalkan Lebanon.
-
Kuasa Usaha Lebanon Diberi Waktu 48 Jam untuk Tinggalkan Kuwait
Okt 30, 2021 20:32Pemerintah Kuwait menarik duta besarnya dari Beirut dan meminta Kuasa Usaha Lebanon untuk meninggalkan Kuwait City dalam waktu 48 jam.
-
Kilang Minyak Kuwait Terbakar
Okt 18, 2021 11:11Perusahaan Minyak Nasional Kuwait melaporkan kebakaran di salah satu unit kilang minyak negara itu.
-
PM Kuwait: Palestina, Isu Utama Dunia Islam !
Sep 25, 2021 16:10Perdana Menteri Kuwait pada sesi ke-76 sidang Majelis Umum PBB di New York menyebut Palestina sebagai isu utama dan penting dunia Islam dan Arab.
-
Emir Kuwait Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Marja Syiah Irak
Sep 04, 2021 08:38Sumber resmi Kuwait mengabarkan Emir, Putra Mahkota dan Perdana Menteri negara itu menyampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ayatullah Sayid Mohammed Saeed Al Hakeem, salah satu Marja Syiah di kota Najaf, Irak.