-
Dua Kota di Timur Afghanistan Keluar dari Kontrol Taliban
Sep 30, 2022 15:57Sejumlah laporan menunjukkan bahwa dua kota di timur Afghanistan telah dikeluarkan dari kontrol pasukan pemerintah Taliban.
-
Kematian Elizabeth Menghidupkan Kembali Sejarah Kejahatan Inggris atas Iran
Sep 19, 2022 15:18Ratu Elizabeth adalah ratu Inggris selama tujuh dekade. Dia adalah raja terlama di Inggris.
-
Mengakhiri 70 Tahun Pertumpahan Darah “Agung”
Sep 13, 2022 15:03Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September 2022, mengakhiri tujuh dekade pemerintahan yang sangat panjang.
-
Ratu Elizabeth Meninggal di Tengah Kontroversi tentang Monarki
Sep 10, 2022 15:11Ratu Elizabeth II dari Inggris telah meninggal dunia. Dia berusia 96 tahun ketika dia meninggal.
-
Al-Kadhimi kembali Menuntut Penyelenggaraan Dialog Nasional di Irak
Sep 04, 2022 16:45Seiring dengan berlanjutnya kevakuman politik di Irak, dan tidak adanya solusi yang jelas untuk keluar dari friksi antara arus politik di negara ini, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi kembali menuntut digelarnya dialog nasional.
-
Pendukung 'Perang Tidak Masuk Akal Terhadap Tuhan' telah Meninggal
Sep 03, 2022 15:13Mikhail Gorbachev telah meninggal dunia. Dia berusia 91 tahun.
-
Pekan Pemerintah, Presiden Iran Gelar Jumpa Pers
Aug 29, 2022 15:31Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi menggelar konferensi pers di hadapan wartawan dalam dan luar negeri di Tehran pada Senin (29/8/2022) pagi.
-
Seruan Pembentuan Pemerintahan Inklusif Afghanistan di Sidang SCO
Aug 26, 2022 09:52Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di berbagai pertemuannya selama satu tahun terakhir berulang kali membahas isu pembentukan pemerintahan inklusif dan memainkan peran aktif di masalah ini.
-
Presiden Iran dan Anggota Kabinetnya Ziarah ke Makam Syuhada
Aug 23, 2022 16:49Presiden Republik Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi, Wakil Presiden Mohammad Mokhber dan anggota-anggota kabinet pemerintahan menziarahi makam-makam para Syuhada dan pahlawan negara ini.
-
Suu Kyi akan Dipindahkan Menjadi Tahanan Rumah
Aug 20, 2022 16:22Ketua junta militer Myanmar mengatakan, Aung San Suu Kyi hanya mungkin dipindahkan statusnya dari tahanan di penjara menjadi tahanan rumah ketika keputusan pengadilan terhadapnya soal berbagai kasus dirilis.