-
UNESCO Khawatirkan Dampak Pengembangan Proyek Wisata Taman Komodo
Des 28, 2021 04:20UNESCO kembali melayangkan kritikan atas rencana pemerintah membangun proyek di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
-
Guru Iran Ini Masuk 10 Nominasi Teratas the Global Teacher Prize
Nov 06, 2021 15:02Soraya Motaharnia, seorang guru dari Republik Islam Iran telah dinominasikan untuk menerima penghargaan the Global Teacher Prize 2021 yang diberikan oleh Varkey Foundation
-
UNESCO: Serangan Rezim Zionis di Al Quds Ilegal !
Okt 14, 2021 15:06Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menentang serangan terbaru rezim Zionis di Al Quds dan menilainya ilegal.
-
Pertemuan Menlu RI-Serbia Bahas Kerja Sama Bilateral
Okt 11, 2021 08:37Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Serbia, Nikola Selakovich di Beograd, Serbia pada Minggu (10/10/2021).
-
Jutaan Anak-anak Afghanistan Terancam Kehilangan Pendidikan
Sep 11, 2021 10:47Lebih dari empat juta anak-anak Afghanistan terancam kehilangan kesempatan belajar.
-
Israel Berusaha kembali ke UNESCO
Jul 29, 2021 13:50Berbagai media berbahasa Ibrani mengonfirmasi upaya Israel untuk kembali ke UNESCO.
-
Memperingati Hari Batik Nasional dan Memahami Sejarahnya
Okt 02, 2020 07:20Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.
-
Jalur Rempah Indonesia yang Terlupakan
Sep 21, 2020 07:14Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan kesiapannya mendaftarkan Jalur Rempah sebagai world heritage atau warisan dunia ke UNESCO (Badan PBB yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan).
-
Karena Banjir, Penderitaan Rakyat Yaman Bertambah
Aug 17, 2020 11:18Banjir melanda di beberapa wilayah utara Yaman dan beberapa daerah lainnya pada 9 Agustus 2020. Bencana alam ini dikabarkan menyebabkan lebih dari 130 orang tewas dan 124 lainnya terluka. 260 rumah juga dilaporkan rusak.
-
UNESCO Desak Berkas Pembantaian Anak oleh Saudi Dikirim ke ICC
Jun 23, 2020 14:02Komisi Nasional Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) di Yaman meminta sekjen PBB meninjau ulang keputusannya mencoret nama Arab Saudi dari list hitam pelanggar hak anak dan mengajukan berkas pembantaian anak oleh Saudi di Yaman ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).