Bahan Bakar Iran dan Pemerintahan Baru Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i104806-bahan_bakar_iran_dan_pemerintahan_baru_lebanon
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, hari Minggu (12/9/2021) mengaku gembira dengan terbentuknya kabinet baru Lebanon, dan mengumumkan pemerintahan baru negara ini mulai bekerja hari Senin.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 13, 2021 17:58 Asia/Jakarta
  • PM Lebanon Najib Mikati
    PM Lebanon Najib Mikati

Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, hari Minggu (12/9/2021) mengaku gembira dengan terbentuknya kabinet baru Lebanon, dan mengumumkan pemerintahan baru negara ini mulai bekerja hari Senin.

Presiden Lebanon Michel Aoun, hari Jumat lalu menandatangani draf susunan kabinet usulan Perdana Menteri Najib Mikati, sehingga dengan demikian kabinet baru Lebanon akhirnya terbentuk setelah 13 bulan. Pemerintah baru Lebanon memulai aktivitasnya di tengah kondisi negara yang dilanda krisis ekonomi, dan krisis ini terus memburuk sejak tahun 2019 lalu.

Banyak kalangan menilai kriris ekonomi Lebanon telah memperburuk kondisi keuangan negara, dan meningkatkan angka kemiskinan. Sampai-sampai beberapa pihak menyebut Lebanon berada di ambang keruntuhan.

Sebagaimana diketahui, sebelum ini Najib Mikati juga pernah ditugasi membentuk kabinet Lebanon, pertama pemerintahan sementara yaitu April hingga Juli 2005, dan kedua dari Juni hingga Maret 2013. Oleh karena itu dia dianggap memiliki pengalaman yang cukup dalam bernegosiasi dengan berbagai kelompok politik dalam negeri, dan dinilai memiliki kekuatan regional serta internasional.

Sepertinya Najib Mikati berbeda dengan Ketua Gerakan 14 Maret, Saad Al Hariri, karena ia lebih mengedepankan kebijakan baru untuk menghidupkan hubungan diplomatik dengan negara-negara kawasan. Kebijakan yang diterapkan PM Lebanon ini menguatkan dugaan bahwa ia berusaha memulai upaya menghidupkan kembali hubungan dengan Suriah.

Alasan Mikati menerapkan kebijakan fleksibel dan terbuka dalam hubungan dengan negara-negara kawasan kecuali rezim Zionis Israel, dipicu oleh kondisi ekonomi dalam negeri Lebanon yang mengkhawatirkan. Selain karena Najib Mikati adalah seorang pebisnis berpengalaman, ia juga seorang politisi ulung yang dianggap memiliki kemampuan membawa Lebanon melewati krisis yang sedang melanda negaranya saat ini.

kelangkaan bahan bakar di Lebanon

 

Oleh karena itu ia dengan yakin menegaskan pentingnya menjalin hubungan diplomatik setara dengan negara-negara dunia. Atas dasar ini diharapkan ia akan dapat mengakhiri kebuntuan perundingan Lebanon dan Dana Moneter Internasional, IMF serta berhasil meminjam uang dari lembaga ini.

Poin yang perlu diperhatikan terkait pembentukan kabinet baru Lebanon adalah sebab asli dan pendorong utama terbentuknya pemerintahan baru Lebanon. Sebab asli ini nampaknya sengaja diabaikan oleh media kawasan.

Sebab asli dan pendorong utama pembentukan pemerintahan baru Lebanon adalah prakarsa Hizbullah yang berusaha mengatasi krisis ekonomi dan kelangkaan bahan bakar di negara itu dengan mendatangkan bahan bakar dari Iran. Langkah Hizbullah ini sejalan dengan program kerja Mikati untuk membawa Lebanon melewati krisis ekonomi di negara itu.

Pernyataan dan sikap terbaru Sekjen Hizbullah terkait impor bahan bakar dari Republik Islam Iran, sepertinya cukup mengejutkan bagi para pendukung Israel seperti Amerika Serikat, Prancis, dan antek-anteknya di dalam Lebanon atau di kawasan.

Sikap tegas Sekjen Hizbullah yang disampaikan dalam pidatonya di Hari Asyura terkait pergerakan kapal-kapal pengangkut bahan bakar Iran, telah menciptakan ketakutan bagi pihak-pihak regional atau internasional yang mengintervensi Lebanon. Setelah pidato tersebut, AS dan Prancis langsung bergerak untuk menggagalkan prakarsa Hizbullah, dan mencegah agar kelompok itu tidak bertambah populer di dalam Lebanon, dan di antara masyarakat kawasan.

AS dan Prancis menekankan pentingnya pembentukan segera pemerintahan Lebanon untuk mengatasi krisis ekonomi negara ini melalui apa yang disebutnya sebagai saluran resmi pemerintah, bukan Hizbullah serta sekutu-sekutunya. Oleh karena itu jelas bahwa pembentukan pemerintahan baru Lebanon juga sangat dipengaruhi oleh sikap tegas Hizbullah yang selama ini terus ditutupi oleh media-media anti-perlawanan. (HS)