Hizbullah Lebanon Sikapi Rencana Latihan Militer Israel-Arab
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i108964-hizbullah_lebanon_sikapi_rencana_latihan_militer_israel_arab
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, Syeikh Nabil Qaouk mengatakan latihan gabungan antara rezim Zionis dan beberapa negara Arab merupakan tikaman ke jantung al-Quds dan Palestina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 14, 2021 19:41 Asia/Jakarta
  • Bendera Gerakan Hizbullah dan bendera nasional Lebanon.
    Bendera Gerakan Hizbullah dan bendera nasional Lebanon.

Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, Syeikh Nabil Qaouk mengatakan latihan gabungan antara rezim Zionis dan beberapa negara Arab merupakan tikaman ke jantung al-Quds dan Palestina.

"Latihan semacam itu mendorong musuh Israel untuk melanjutkan agresinya terhadap Palestina dan Lebanon," ujarnya pada Minggu (14/11/2021) seperti dilaporkan televisi al-Manar.

Menurut Syeikh Qaouk, latihan itu akan menjadi aib bagi para pemimpin yang menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

"Senjata Perlawanan akan selalu digunakan untuk kepentingan menghadapi musuh Israel. Tidak ada yang bisa mengubah arah ini. Terlepas dari semua tekanan, krisis, dan intervensi asing, prioritas Perlawanan adalah meningkatkan kesiapan militernya," tegasnya.

"Kami berjanji akan mengukir kemenangan yang lebih besar dari kemenangan tahun 2000 dan 2006," kata Syeikh Qaouk.

Dia mengatakan Lebanon Selatan, melalui formula "Tentara, Perlawanan, dan Rakyat" adalah garis depan untuk mempertahankan martabat negara kita.

"Hizbullah tidak akan membiarkan pihak mana pun menodai martabat Lebanon," tandasnya.

Seorang jenderal Angkatan Udara AS di Asia Barat mengatakan pada Sabtu bahwa AS kemungkinan akan melakukan latihan gabungan dengan Israel, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

Pada saat yang sama, militer Israel menyatakan pada Sabtu malam bahwa mereka telah menyelesaikan latihan dengan Komando Pusat Pasukan Korps Marinir Amerika Serikat (MARCENT) dan Korps Marinir AS (USMC) setelah dua minggu. (RM)