Pemimpin Rezim Zionis Kunjungi Turki, Ini Tanggapan Palestina
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan Pemimpin rezim Zionis Israel Isaac Herzog.
Kelompok-kelompok Palestina menanggapi kunjungan pemimpin (presiden) rezim Zionis Israel Isaac Herzog ke Turki baru-baru ini dan menyatakan bahwa hubungan antara Tel Aviv dan Ankara tidak pernah terputus.
Herzog melakukan lawatan ke Ankara, ibu kota Turki, pada Rabu (9/3/2022). Ini adalah pemimpin pertama rezim Zionis yang mengunjungi Turki setelah 18 tahun.
Dewan Ulama Palestina menyatakan bahwa salah satu manifestasi terpenting dari dukungan untuk Palestina dan rakyatnya adalah untuk meninggalkan interaksi apapun dengan rezim Zionis dan beusaha untuk mengakhirinya.
Mereka memperingatkan Turki bahwa normalisasi hubungan dengan rezim Zionis merupakan ancaman bagi umat Islam dan Turki.
Di sisi lain, Gerakan Front Populer untuk Pembebasan Palestina menegaskan bahwa kunjungan Herzog ke Turki mengungkapkan realitas hubungan bilateral antara Ankara dan Tel Aviv dan menunjukkan bahwa dimensi keamanan, ekonomi dan politiknya belum berhenti.
Gerakan tersebut menuding Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan penipuan luas.
"Presiden Turki mengklaim mendukung perjuangan rakyat Palestina, tetapi memiliki koordinasi keamanan terluas dengan Zionis," tegas Gerakan Front Populer untuk Pembebasan Palestina.
Gerakan Hamas dan Jihad Islam Palestina juga mengutuk kunjungan Herzog ke Turki dalam pernyataan terpisah.
Kunjungan pemimpin rezim Zionis ke Turki terjadi ketika para pejabat pemerintahan Erdogan telah berulang kali menyatakan bahwa mereka mendukung rakyat Palestina melawan pendudukan Israel. Namun kini publik di Palestina menyaksikan sebaliknya, bahwa pernyataan dukungan itu hanya sebatas ucapan. (RA)