Pemilu Legislatif Bahrain Digelar di Bawah Bayang-Bayang Boikot
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i133312-pemilu_legislatif_bahrain_digelar_di_bawah_bayang_bayang_boikot
Pemilihan umum legaslatif dan dewan kota di Bahrain dimulai hari ini di bawah bayang-bayang boikot dari berbagai kalangan rakyat negara ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 12, 2022 12:26 Asia/Jakarta
  • Pemilu Legislatif Bahrain Digelar di Bawah Bayang-Bayang Boikot

Pemilihan umum legaslatif dan dewan kota di Bahrain dimulai hari ini di bawah bayang-bayang boikot dari berbagai kalangan rakyat negara ini.

Pemilu yang dianggap formalitas semata oleh sebagian rakyat, partai, dan kelompok oposisi Bahrain, menghadirkan 433 kandidat yang memperebutkan 40 kursi parlemen.

Selain itu, sebanyak 173 kandidat bersaing memperebutkan 30 kursi dewan kota.

Pemilihan umum legislatif ini diadakan di 55 tempat pemungutan suara.

Menurut surat kabar Al-Khaleej milik pemerintah Bahrain, 11 komunitas lokal dan Lembaga Hak Asasi Manusia Nasional memantau pemilihan ini melalui 449 pemantau.

Sementara itu partai dan komunitas oposisi telah dibubarkan oleh pemerintah Bahrain jauh sebelum digelar pemilu ini.

Organisasi dan lembaga hak asasi manusia independen telah berulang kali melaporkan dan mengutuk penindasan pemerintah Bahrain terhadap rakyat dan pemimpin oposisi negara ini. 

Ayatullah Sheikh Isa Qassem, Pemimpin Syiah Bahrain dalam pesan yang disiarkan televisi kepada rakyat Bahrain hari Jumat (11/11/2022) mengatakan bahwa berpartisipasi dalam pemilihan ini adalah pengkhianatan.

Sebelumnya ulama terkemuka Bahrain ini menekankan perlunya memboikot pemilu parlemen dan dewan kota di Bahrain dan mengatakan bahwa pemilu formalitas semacam itu akan mengarah pada pembentukan parlemen berdasarkan kehendak Al Khalifa.(PH)