Houthi: Pembebasan Al Quds Jangan Sampai Terlupakan
Pemimpin gerakan rakyat Yaman, Ansarullah memprotes rezim-rezim Arab yang menormalisasi hubungannya dengan rezim Zionis Israel.
Abdul Malik Badreddin Houthi, Pemimpin Ansarullah mengatakan, Masjid Al Aqsa adalah salah satu tempat yang paling suci dalam Islam dan sampai kapanpun kita tidak boleh melupakan pembebasan Al Quds.
Fars News melaporkan, Abdul Malik Houthi, Kamis (30/6) dalam pidatonya bertepatan dengan Hari Quds Sedunia mengajak rakyat Yaman untuk menunjukkan kepada dunia bahwa mereka kokoh mempertahankan prinsip dan tidak akan mundur, di Hari Quds Sedunia ini.
Ia menilai normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel adalah bahaya besar bagi Islam dan kemanusiaan.
Houthi menjelaskan, rakyat Yaman mendukung sikap semua kelompok yang melawan Israel dalam bentuk apapun.
Pemimpin Ansarullah Yaman, mengapresiasi sikap Sayid Hassan Nasrullah, Sekjen Hizbullah, Lebanon dan mengatakan, Hizbullah adalah kebanggaan umat Islam.
Ia melanjutkan, perang melawan Israel adalah perang luas dan menyeluruh, oleh karena itu umat Islam harus menjaga kesiapan mereka di semua lini politik, budaya dan industri. (HS)