Analis Lebanon: Tidak Ada Negara yang Bisa Abaikan Iran !
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i139090-analis_lebanon_tidak_ada_negara_yang_bisa_abaikan_iran_!
Analis Lebanon menilai setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, perimbangan kekuatan regional, bahkan internasional berubah, dan tidak ada negara yang dapat mengabaikan Iran.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 05, 2023 09:25 Asia/Jakarta
  • Analis Lebanon: Tidak Ada Negara yang Bisa Abaikan Iran !

Analis Lebanon menilai setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, perimbangan kekuatan regional, bahkan internasional berubah, dan tidak ada negara yang dapat mengabaikan Iran.

Talal Atrisi, profesor sosiologi Universitas Lebanon dalam sebuah wawancara dengan Mehr News hari Sabtu (4/2/2023) mengatakan bahwa kemenangan Revolusi Islam menyebabkan kawasan Asia Barat memasuki perimbangan baru melawan rezim Zionis.

Sejak awal kemenangan Revolusi Islam, Iran mengumumkan sikapnya yang memandang Israel sebagai rezim yang tidak sah dan mendukung perlawanan Palestina.

"Tidak ada yang memprediksi pembentukan perimbangan kekuatan baru, dan isu ini menyebabkan perubahan luas dalam gerakan perlawanan Palestina, terutama di kawasan," ujar Atrisi.

"Perubahan mendasar lain di bidang ini adalah pembentukan poros perlawanan. Setelah Revolusi Islam, Hizbullah Lebanon dibentuk sebagai gerakan perlawanan di negara ini, dan mampu mengusir rezim Zionis keluar dari Lebanon dan gerakan perlawanannya tetap stabil selama bertahun-tahun," tegasnya.

Peneliti Lebanon ini mengungkapkan bahwa perlawanan di Palestina menjadi sumber nyata ketakutan di kalangan Zionis, dan budaya perlawanan menyebar ke luar Gaza.

Lebih lanjut Atrisi menambahkan bahwa tekanan AS, sanksi dan agresi rezim Zionis dan plot provokasi mereka untuk memecah-belah masyarakat Islam disebabkan adanya front perlawanan.

Gerakan perlawanan dengan jelas menyatakan bahwa mereka berhubungan dengan Iran dan didukung oleh negara ini.

Hari ini, setelah kemenangan Revolusi Islam, Iran telah menjadi kekuatan yang tidak dapat diabaikan oleh siapa pun di arena regional, bahkan tatanan regional tidak bisa dibentuk tanpa partisipasi Iran.(PH)