Hamas Siaga, Konflik Palestina akan Meningkat di Bulan Ramadan
Kepala Biro politik Hamas di luar negeri menyatakan bahwa ketegangan akan semakin meningkat di Palestina pada bulan Ramadan.
Selama beberapa pekan terakhir, kejahatan Zionis terhadap warga Palestina telah meningkat di berbagai kota di Tepi Barat.
Pekan lalu, tentara rezim Zionis menyerang kota Nablus dengan dalih menangkap beberapa warga Palestina yang memicu bentrokan dengan warga Palestina hingga mengakibatkan 11 warga Palestina gugur dan lebih dari seratus lainnya terluka.
Menurut kantor berita Shahab Palestina hari Minggu (5/3/2023), Khaled Meshaal, Kepala Biro Politik Hamas mengatakan bahwa situasi konflik di Palestina akan meningkat selama bulan suci Ramadan, karena agresi dan kejahatan Zionis yang berkelanjutan terhadap orang-orang Palestina.
"Kita sedang menghadapi hari-hari yang sulit dan rakyat Palestina tahu bahwa pembebasan tanah airnya hanya dapat dicapai melalui perlawanan menyeluruh," ujar Meshaal.
"Rezim Zionis tidak akan meraih apa-apa selain kehancuran bagi mereka sebagai akibat dari hubungan politik dengan negara-negara Arab, dan situasi dapat memburuk karena kelanjutan dan eskalasi agresi rezim ini," tegasnya
Kepala biro politik Hamas di luar negeri ini menambahkan bahwa rakyat Palestina harus bersatu di medan perang dan melawan kabinet rasis rezim Zionis, sebagaimana perlawanan yang bersatu di Nablus, Jenin, Gaza, dan kota lainnya.(PH)