Menlu Arab Saudi Umumkan Siap Dialog dengan Suriah
Setelah mencapai kesepakatan dengan Iran untuk melanjutkan hubungan diplomatiknya, menteri luar negeri Arab Saudi menyerukan negosiasi dengan pemerintah Suriah.
Seiring dimulainya krisis Suriah pada tahun 2011, pemerintah Arab Saudi dan sejumlah negara Arab lainnya menjadi pendukung utama kelompok teroris yang menentang pemerintah Damaskus, dan memutuskan hubungan mereka dengan Suriah dan menutup kedutaannya.
Menteri Luar Negeri Saudi dalam statemen yang disampaikan di Konferensi Keamanan Munich baru-baru ini menyinggung perubahan posisi politik negaranya terhadap Suriah dan mengakui kegagalan untuk menggulingkan Bashar Assad setelah melakukan upayanya selama bertahun-tahun.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan dalam sebuah wawancara dengan jaringan media Saudi Al-Arabiya, pada Sabtu (11/3/2023) malam mengumumkan upaya Arab Saudi untuk membangun dialog dengan Damaskus.
"Kita harus menemukan pendekatan baru di Suriah, dan ini mau tidak mau membutuhkan dialog dengan pemerintah negara ini,"ujar Bin Farhan.
"Arab Saudi dan negara-negara Arab sedang menyusun formula yang tepat untuk dialog ini dengan dukungan konsultasi mitra internasional," tegasnya.
Menteri Luar Negeri Saudi lebih lanjut menekankan bahwa kita harus menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang disebabkan oleh situasi pengungsi saat ini dan kondisi kemanusiaan di dalam Suriah.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengumumkan bahwa mengisolasi Damaskus adalah tugas yang sia-sia.(PH)