Jenderal Zionis: Israel Tak Mampu Bendung Rudal Perlawanan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i145672-jenderal_zionis_israel_tak_mampu_bendung_rudal_perlawanan
Para jenderal Rezim Zionis mengatakan, serangan ke Jalur Gaza, bukan saja tidak membuahkan hasil, bahkan menunjukkan ketidakmampuan sistem pertahanan udara Israel, dalam menghadapi rudal-rudal perlawanan Palestina.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 16, 2023 20:20 Asia/Jakarta
  • rudal Gaza
    rudal Gaza

Para jenderal Rezim Zionis mengatakan, serangan ke Jalur Gaza, bukan saja tidak membuahkan hasil, bahkan menunjukkan ketidakmampuan sistem pertahanan udara Israel, dalam menghadapi rudal-rudal perlawanan Palestina.

Yitzhak Brick, Selasa (16/5/2023) seperti dikutip Shehab News, menanggapi klaim Perdana Menteri Israel, dan beberapa pejabat tinggi serta analis Israel, bahwa serangan terbaru ke Jalur Gaza, membuahkan sejumlah hasil, dan mengubah perimbangan kekuatan serta memulihkan kekuatan pencegahan Israel.

"Pertempuran terbaru, dan serangan-serangan sebelumnya sama sekali tidak membuahkan hasil apa pun, dan tidak berhasil mengubah apa pun," katanya.

Brick menambahkan, "Sistem pertahanan udara Israel, tidak mampu melawan rudal-rudal kelompok perlawanan Palestina, dan peluncuran roket serta rudal mereka bahkan lebih banyak dari sebelumnya, padahal sebagian pihak mengklaim Tel Aviv, telah menyerang fasilitas dan arsenal rudal kelompok perlawanan."

Ia menegaskan, "Siapa pun yang mengira teror terhadap para pemimpin Jihad Islam, dan Hamas dapat mengubah situasi, ia keliru, pasalnya mereka bukan hanya satu orang atau satu pemimpin, tapi sebuah ideologi dan motivasi untuk melanjutkan perjuangan dan pertempuran."

Menurut Jenderal Israel itu, statemen soal tercapainya target perang terbaru melawan Gaza, dikeluarkan untuk menyesatkan, dan mempengaruhi opini publik, karena kelompok perlawanan Palestina, berhasil melumpuhkan kehidupan orang-orang Israel, selama lima hari, dan memaksa ribuan orang lari dari rumahnya untuk bersembunyi di bungker-bungker.

Jenderal Israel lain, Gershon Hacohen memprotes pejabat Tel Aviv dan mengatakan, "Mereka memutuskan untuk melancarkan operasi militer, tapi tidak tahu bagaimana mengakhirinya, dan tidak punya cara apa pun untuk menyikapi perubahan, dan mengontrol situasi." (HS)