Buntut Demonstrasi, Netanyahu Perintahkan Pengusiran Zionis Afrika
Menyusul aksi demonstrasi Zionis Eritrea di Tel Aviv, Perdana Menteri Israel secara resmi telah mengeluarkan perintah untuk mendeportasi mereka.
Zionis Afrika memprotes diadakannya konferensi untuk mendukung kedaulatan Eritrea di kedutaan besar negara tersebut di Tel Aviv.
Protes Zionis Eritrea dan Sudan di Tel Aviv berubah menjadi kekerasan pada hari Sabtu.
TV Israel kanal 12 melaporkan, jumlah korban luka dalam konflik antara Zionis Afrika dan tentara Israel di Tel Aviv mencapai 170 orang, dan 20 di antaranya dalam kondisi kritis.
Menurut kantor berita Sputnik, PM Rezim Zionis, Benyamin Netanyahu hari Minggu (3/9/2023) mengambil keputusan mengenai Zionis Eritrea dengan mengadakan sidang kabinet darurat.
Netanyahu mengumumkan dalam pertemuan ini bahwa mereka semua akan diusir dari wilayah pendudukan.
"Kejadian kemarin melewati garis merah dan kerusuhan serta pertumpahan darah ini adalah sesuatu yang tidak dapat kami terima. Kami menuntut tindakan tegas terhadap para pengunjuk rasa, termasuk deportasi mereka segera," ujar Netanyahu
Benjamin Netanyahu juga telah memerintahkan lembaga-lembaga terkait untuk secara bertahap menyiapkan rencana mengusir semua imigran ilegal dari wilayah pendudukan.(PH)