Pertama Kali, Rudal Ayyash-250 Ditembakkan ke Distrik Zionis
-
rudal jarak jauh Palestina, Ayyash-250
Brigade Ezzeddine Al Qassam, untuk pertama kalinya menembakkan rudal Ayyash-250, dalam operasi Tufan Al Aqsa (Badai Al Aqsa), ke arah markas komando wilayah utara Rezim Zionis.
Rudal Ayyash-250, Jumat (13/10/2023) untuk pertama kalinya ditembakkan oleh Brigade Al Qassam, dan membombardir markas komando Militer Rezim Zionis di wilayah utara, tepatnya di distrik Safed.
Media-media Palestina, melaporkan serangan rudal-rudal Ayyash-250 ke markas komando Militer Israel, itu menyebabkan sirene bahaya berbunyi di distrik-distrik Zionis, di sekitar Gaza, Safed, Al Khalil, Al Aala, dan Haifa.
Sementara itu media-media Israel, termasuk Yedioth Ahronoth mengumumkan, Ayyash-250 tidak diragukan adalah rudal dengan jarak tempuh terjauh yang pernah ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel, dan ini adalah hal luar biasa.
Menurut sejumlah sumber, dikarenakan jarak tempuh jauh yang dimiliki rudal Ayyash-250, Rezim Zionis terpaksa mengaktifkan Kubah Besi, dan sistem anti-rudal buatan Amerika Serikat, Patriot, sekaligus.
Serangan ini dilancarkan Brigade Al Qassam, sebagai respons atas pengumuman PBB yang mengatakan pasukan Israel, meminta PBB, untuk mengevakuasi satu juta warga Palestina, di utara Gaza, ke arah selatan, dalam waktu 48 jam.
Beberapa jam lalu Brigade Al Qassam mengumumkan, untuk menjawab permintaan Angkatan Bersenjata Israel, dan serangan terhadap warga sipil, sebuah serangan besar dengan 150 unit rudal dilancarkan ke distrik Israel, Ashkelon.
Setelah itu Brigade Al Qassam, juga membombardir distrik Sderot, dengan 50 rudal, dan kemudian menghujani bandara internasional Ben Gurion, dengan rudal-rudalnya. (HS)