Menteri Israel: Di Front Lebanon, Kami Berada pada Posisi Bertahan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i156334-menteri_israel_di_front_lebanon_kami_berada_pada_posisi_bertahan
Menteri Perang Rezim Zionis, mengatakan, di front Lebanon, Israel, berada pada posisi bertahan, dan pasukan Zionis siap menghadapi segala bentuk serangan di front utara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 31, 2023 15:13 Asia/Jakarta
  • Menteri Perang Rezim Zionis Yoav Gallant
    Menteri Perang Rezim Zionis Yoav Gallant

Menteri Perang Rezim Zionis, mengatakan, di front Lebanon, Israel, berada pada posisi bertahan, dan pasukan Zionis siap menghadapi segala bentuk serangan di front utara.

Yoav Gallant, Senin (30/10/2023) malam mengklaim bahwa Israel, akan mencapai target operasi darat di Jalur Gaza, yaitu membebaskan para sandera, dan melemahkan kemampuan Hamas.
 
Ia menambahkan, "Teroris-teroris Hamas, tidak punya pilihan lain selain mati atau menyerah, dan tidak ada pilihan ketiga."
 
Menurut Menteri Perang Rezim Zionis, pasukan Israel, akan membalas ancaman terhadap wilayah-wilayah utara, dan siapa pun yang menyeret Israel, ke dalam perang harus membayar mahal.
 
"Kami di front Lebanon, berada pada posisi bertahan, dan pasukan kami siap memberikan balasan atas segala bentuk serangan dari utara," kata Gallant.
 
Menteri Perang Israel menegaskan, "Kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami untuk membela kedaulatan pemerintah, dan membuktikan keunggulan yang telah berhasil diraih di selatan."
 
Yoav Gallant, meyakini bahwa perang tidak akan berlangsung dalam jangka waktu yang pendek, tapi ia percaya Rezim Zionis akan meraih kemenangan.
 
"Kami senang karena menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat. Hubungan ini terbukti di medan perang, dan Washington berada di sisi kami dalam perang di Jalur Gaza," imbuhnya.
 
Sampai detik ini Rezim Zionis, membalas kekalahannya dari kelompok-kelompok perlawanan Palestina, dengan membantai warga sipil, anak-anak, dan perempuan Palestina di Gaza.
 
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mengumumkan, sampai hari ini 8.525 warga Palestina, gugur akibat serangan brutal Israel, 3.542 di antaranya anak-anak, dan 2.187 perempuan. (HS)