Media Zionis Akui Situasi Dekat Perbatasan Lebanon Berbahaya
Media rezim Zionis mengakui bahwa situasi di wilayah utara dekat perbatasan dengan Lebanon sangat berbahaya dan isu ini semakin meningkatkan tekanan terhadap tentara Israel yang sedang menghadapi pertempuran dengan pasukan perlawanan Palestina di jalur Gaza.
Menurut Al-Mayadeen mengutip media rezim Zionis melaporkan situasi genting di wilayah utara pendudukan telah meningkatkan tekanan terhadap tentara israel dan menyebabkan keputusasaan di kalangan pemukim dan militer Zionis.
Media rezim Zionis menambahkan bahwa situasi tegang di utara telah mengecewakan para pemukim yang tinggal di wilayah tersebut dan juga pasukan cadangan militer Israel.
Perkembangan ini terjadi ketika media Israel mengungkapkan bahwa dibutuhkan waktu berjam-jam untuk memindahkan korban luka akibat serangan rudal Hizbullah ke pangkalan militer Al-Jalil kemarin.
Surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth mengumumkan bahwa 29 Zionis, termasuk 7 tentara, terluka dalam beberapa serangan pada hari Minggu yang dilancarkan oleh Hizbullah Lebanon.
Meskipun video yang dipublikasikan menunjukkan bahwa sejumlah Zionis terbunuh, namun tentara Zionis belum mempublikasikan berita apapun mengenai kematian mereka hingga saat ini.
Selama beberapa hari terakhir, pasukan Hizbullah Lebanon telah menargetkan posisi militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina di Gaza yang menghadapi agresi militer Israel.
Sejauh ini, puluhan ribu Zionis telah meninggalkan kota-kota perbatasan Lebanon, karena takut akan serangan pasukan perlawanan.(PH)