Hizbullah Bagian Tidak Terpisahkan dari Kedaulatan Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i15799-hizbullah_bagian_tidak_terpisahkan_dari_kedaulatan_lebanon
Menjelang pelaksanaan KTT Liga Arab di Nouakchott, Mauritania, Perdana Menteri Lebanon, Tammam Salam menyatakan, "Tujuan delegasi Lebanon dalam konferensi tersebut adalah mendukung Hizbullah sebagai bagian dari kedaulatan negara itu."
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 26, 2016 15:48 Asia/Jakarta
  • Hizbullah
    Hizbullah

Menjelang pelaksanaan KTT Liga Arab di Nouakchott, Mauritania, Perdana Menteri Lebanon, Tammam Salam menyatakan, "Tujuan delegasi Lebanon dalam konferensi tersebut adalah mendukung Hizbullah sebagai bagian dari kedaulatan negara itu."

Tammam Salam pada Ahad (24/7), sebelum berangkat menuju Nouakchott untuk menghadiri KTT Liga Arab ke-27 mengatakan bahwa mengingat gelombang agitasi terbaru terhadap Hizbullah, sebagai elemen utama pembentuk pemerintah dan kedaulatan Lebanon, maka salah satu tujuan penting tujuan Lebanon dalam konferensi di Nouakchott itu adalah membela dan mendukung Hizbullah.

 

Mengingat Lebanon telah selama lebih dari dua tahun tidak memiliki presiden, Tammam Salam memimpin delegasi negaranya didampingi oleh Menteri Sosial Lebanon untuk menghadiri konferensi tersebut.

 

Konferensi tahunan para pemimpin Arab digelar pada Senin (25/7) di Nouakchott, ibukota Mauritania, di saat pada konferensi sebelumnya di Istanbul, Turki, negara-negara Arab pesisir Teluk Persia yang dipimpin Arab Saudi, melabel Hizbullah dan semua kelompok-kelompok berporos muqawama (resistensi) sebagai kelompok teroris, yang langsung ditentang keras oleh sejumlah negara termasuk Irak, Lebanon dan Aljazair.

 

Meski KTT Liga Arab di Mauritania akan membahas sejumlah masalah dunia Arab termasuk krisis di Suriah, Yaman dan Irak, akan tetapi sejumlah laporan awal mengindikasikan upaya beberapa negara Arab untuk kembali menyelipkan isu Hizbullah dan tudingan terhadap sekutu kelompok perjuangan Lebanon itu telah mencampuri urusan  internal negara-negara Arab. 

 

Diharapkan Tammam Salam akan menyampaikan pesan kuat dukungan pemerintah Lebanon terhadap Hizbullah dan mematahkan upaya para penentang kelompok perjuangan itu dan juga pendukungnya. PM Lebanon juga akan memaparkan kebijakan Lebanon terhadap Hizbullah dan bahwa kelompok tersebut adalah sebuah partai dan pilar utama politik negaranya. Dia juga menekankan pengokohan front internal Lebanon agar dapat mempertahankan negara di masa-masa sulit seperti saat ini. 

 

Para pejabat Lebanon sendiri berpendapat bahwa Hizbullah yang memiliki rapor gemilang mengusir pasukan penjajah Israel dari Lebanon selatan, sekarang sedang menghadapi tekanan dari sejumlah negara termasuk Arab Saudi dan sekutunya, atas peran efektifnya memberantas kelompok-kelompok teroris Takfiri di Lebanon dan Suriah.

 

Berdasarkan perspektif tersebut, makar kolektif Amerika Serikat dan Arab Saudi melabel Hizbullah sebagai kelompok teroris yang langsung disambut dengan suka cita oleh rezim Zionis Israel, selain tidak akan menyukseskan politik intervensif Amerika Serikat dan Arab Saudi, melainkan juga akan menjadi kekeliruan strategis yang akan memantik api kemarahan bangsa-bangsa Muslim termasuk Lebanon. (MZ)