Hizbullah: Ancaman Rezim Zionis terhadap Lebanon Sia-Sia Belaka
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon menilai ancaman rezim Zionis terhadap Lebanon hampa dan muncul karena rasa takut mereka menghadapi front perlawanan.
Al-Ahed hari Rabu (20/12/2023) melaporkan, Sheikh Ali Damoush, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, mengumumkan, "Ancaman berturut-turut Israel terhadap Lebanon membosankan dan omong kosong saja, yang menunjukkan bahwa musuh sedang bingung dan khawatir,".
"Bencana yang menimpa rezim Zionis di Gaza tidak menempatkan mereka dalam posisi mengancam rakyat Lebanon dan menarik garis batas bagi mereka," ujar Sheikh Damoush.
"Perlawanan terus melakukan operasi di sepanjang perbatasan selatan menghadapi pasukan rezim Zionis untuk memberikan tekanan pada musuh dan membuatnya sibuk serta berada dalam kekhawatiran dan kebingungan. Ancaman dan tekanan asing tidak akan pernah mengubah posisi agama, kebangsaan, dan kemanusiaan kita," tegasnya.
Menyinggung ancaman koalisi Amerika di Laut Merah, Sheikh Damoush mengatakan, "Mengenai front Yaman, koalisi angkatan laut Amerika di Laut Merah merupakan tanda lemahnya posisi Amerika. Perusahaan-perusahaan pelayaran internasional telah mengindahkan peringatan Ansarullah dan mengabaikan jaminan Amerika, dan jumlah perusahaan-perusahaan ini terus bertambah setiap hari, menolak untuk pindah ke pelabuhan-pelabuhan rezim Zionis."(PH)