Presiden Rezim Zionis Akui Berat Hadapi Perlawanan Palestina di Gaza
Presiden Rezim Zionis menunjukkan kesulitan perang Gaza bagi Israel, dan mengatakan, "Kita menghadapi ujian sulit di depan yang tidak boleh gagal,".
Jaringan Al Jazeera melaporkan, Isaac Herzog, Presiden Rezim Zionis hari Minggu (24/12/2023) menanggapi tewasnya 15 tentara Israel, dengan mengatakan, "Kami tidak punya pilihan selain melanjutkan perang ini untuk menghancurkan Hamas,".
Herzog meminta semua kelompok politik Israel untuk mengesampingkan konflik mereka saat ini.
Permintaan Herzog untuk mengakhiri konflik antarfaksi politik Israel muncul setelah media rezim Zionis memberitakan bahwa dalam rapat kabinet tentang perang Gaza, terjadi ketegangan yang kuat di antara para peserta pertemuan ini dan beberapa menteri mengkritik Netanyahu dalam masalah pengelolaan perang Gaza.
Kabinet Netanyahu berada dalam kondisi terpuruk setelah badai Al-Aqsa, dan banyak keluarga tahanan Israel memulai demonstrasi setiap hari dan menganggap Netanyahu dan kabinetnya bertanggung jawab atas kekalahan melawan pasukan perlawanan Hamas.
The Jerusalem Post memperkirakan beberapa hari yang lalu bahwa kekalahan Israel pada 7 Oktober akan mengakhiri dominasi partai Likud yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagaimana pendahulunya, Golda Meir yang kehilangan jabatan perdana menteri setelah perang tahun 1973.(PH)