Hizbullah: AS Berupaya Hilangkan Isu Palestina
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i162848-hizbullah_as_berupaya_hilangkan_isu_palestina
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mengumumkan bahwa pemerintah Amerika Serikat berupaya menghilangkan isu Palestina. ​
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 23, 2024 13:39 Asia/Jakarta
  • Hizbullah: AS Berupaya Hilangkan Isu Palestina

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mengumumkan bahwa pemerintah Amerika Serikat berupaya menghilangkan isu Palestina. ​

Sheikh Naim Qassem, Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon hari Kamis (22/2/2024) mengatakan, "Apa yang diusulkan pemerintah AS untuk menghentikan perang di Jalur Gaza adalah penipuan, dan pada dasarnya bertujuan untuk menghancurkan isu Palestina,".​

 

 

"Saat ini Amerika telah memanfaatkan kesempatan ini untuk menghancurkan isu Palestina, dan segala sesuatu yang mereka katakan tentang gencatan senjata dan mencari solusi politik adalah kebohongan dan penipuan, demi menyembunyikan wajah Amerika dan Israel dari genosida terhadap bangsa Palestina," kata Sheikh Qassem.

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menekankan perlawanan kuat di berbagai lini pertempuran, dan menunjukkan bahwa perlawanan terhadap agresi militer Israel di Gaza yang menunjukkan kesatuan di lapangan.

"Setiap anggota poros perlawanan menunjukkan kesatuan medan melawan musuh Israel dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan keputusan, kekuatan dan evaluasinya,"ujar Sheikh Qassem.

Sheikh Naim Qassem juga menyatakan bahwa Presiden Amerika Joe Biden akan menyerah menjelang pemilu di Amerika Serikat, karena dia akan merasakan langsung dampak agresi di Gaza terhadap perolehan suara pemilunya dan mungkin akan kalah karenanya.

Selama beberapa bulan terakhir, Hizbullah Lebanon telah menargetkan pangkalan militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina di jalur Gaza. 

Aksi Hizbullah Lebanon menimbulkan ketakutan bagi pemukim Zionis yang tinggal di wilayah tersebut.

Sejauh ini, puluhan ribu Zionis telah meninggalkan permukiman di dekat perbatasan Lebanon karena takut akan serangan pasukan perlawanan.(PH)