May 05, 2024 17:10 Asia/Jakarta
  • Laut Mediterania
    Laut Mediterania

Menteri Informasi Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman, mengatakan dalam beberapa hari ke depan operasi militer terhadap kapal-kapal Israel, di Laut Mediterania, akan dimulai.

Daifallah Al Shami, Minggu (5/5/2024) menuturkan, operasi militer di Laut Mediterania, akan segera dimulai, dan zona operasi akan diamati secara seksama."
 
Ia menambahkan, Yaman, memiliki sejumlah kemampuan yang memberikannya kesempatan kepadanya untuk membela rakyat Palestina, hingga ke garis depan.
 
Menurut Daifallah Al Shami, operasi-operasi yang sudah dimulai oleh Angkatan Bersenjata Yaman, hanya bisa dihentikan jika perang terhadap Jalur Gaza, diakhiri.
 
Menteri Informasi Yaman, menjelaskan, transaksi perdagangan di manapun di dunia ini yang terkait dengan Israel, akan terdampak operasi ini, dan akan menjadi target serangan Militer Yaman.
 
Ia melanjutkan, jumlah tentara Yaman, yang siap diterjunkan ke dalam pertempuran dalam waktu dekat ini, akan mencapai satu juta personel.
 
"Jika kesepakatan gencatan senjata berhasil dicapai, maka Angkatan Bersenjata Yaman, akan mengawasi dari dekat seberapa besar kejujuran Israel, dalam menghentikan perang, pasalnya Rezim Zionis, adalah penipu," imbuh Al Shami.
 
Menteri Informasi Yaman, menegaskan, "Banyak tawaran menggiurkan yang diberikan kepada kami untuk menghentikan dukungan terhadap Palestina, tapi rakyat Yaman, dan Pemimpinnya, tidak akan pernah mundur dari sikapnya sampai kemenangan diraih." (HS)

Tags