Peringatan WHO: Gaza di Ambang Kelaparan Penuh Pada April 2026
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i182776-peringatan_who_gaza_di_ambang_kelaparan_penuh_pada_april_2026
Pars Today - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa situasi ketahanan pangan di Jalur Gaza memburuk secara berbahaya, dengan ratusan ribu orang, terutama anak-anak dan perempuan, berisiko mengalami kekurangan gizi akut.
(last modified 2025-12-22T15:53:53+00:00 )
Des 22, 2025 22:50 Asia/Jakarta
  • Kelaparan di Gaza
    Kelaparan di Gaza

Pars Today - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa situasi ketahanan pangan di Jalur Gaza memburuk secara berbahaya, dengan ratusan ribu orang, terutama anak-anak dan perempuan, berisiko mengalami kekurangan gizi akut.

Setelah publikasi laporan "Klasifikasi Terpadu Tahapan Ketahanan Pangan" oleh badan-badan PBB, Direktur Jenderal WHO memperingatkan tentang meningkatnya risiko kelaparan di Gaza dengan memposting pesan di jejaring sosial X.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan bahwa pada April 2026, lebih dari 100.000 anak dan sekitar 37.000 perempuan hamil dan menyusui di Gaza akan menghadapi risiko kekurangan gizi akut.

Tedros Adhanom menekankan bahwa setidaknya 1,6 juta penduduk Gaza akan menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi pada pertengahan April 2026, dan upaya untuk mengatasi kelaparan di wilayah itu tetap "sangat rapuh".

Dirjen WHO memperingatkan bahwa skenario terburuk, termasuk pertempuran yang kembali terjadi dan penghentian bantuan kemanusiaan, dapat mendorong seluruh Jalur Gaza ke ambang kelaparan pada pertengahan April 2026.

Ia menambahkan bahwa kemajuan dalam memerangi kelaparan sangat terbatas, di tengah kerusakan infrastruktur yang meluas, hilangnya mata pencaharian, berkurangnya produksi pangan domestik, dan pembatasan ketat terhadap operasi kemanusiaan.

Tedros Adhanom juga mencatat bahwa hanya sekitar 50 persen fasilitas kesehatan di Gaza yang beroperasi sebagian dan menghadapi kekurangan peralatan dan perlengkapan medis penting yang parah, yang masuknya sering kali terhambat oleh pembatasan dan prosedur administrasi yang rumit.

Ia menekankan bahwa peningkatan layanan penyelamatan jiwa dan perluasan akses ke perawatan kesehatan di Gaza membutuhkan pemberian izin segera untuk masuknya peralatan dan perlengkapan medis penting ke rumah sakit di daerah ini.(sl)