Pasukan Relawan Irak Raih Prestasi Besar di Medan Pertempuran dan Politik
Pasukan relawan rakyat Irak hari Sabtu (26/11 dilaporkan berhasil membebaskan desa al-Ajburi dan al-Banunah di barat Tal Afar di Provinsi Nineveh dari pendudukan kelompok teroris Daesh dan mereka terus bergerak untuk membebaskan desa al-Salam.
Pasukan relawan rakyat juga berhasil mengontrol jalan Tal Afar ke Mosul yang menjadi rute utama Daesh di kota ini. Dengan demikian kota ini berada di bawah kepungan total pasukan Irak.
Militer Irak menyerang pangkalan teroris Daesh di pusat kota Tal Afar dengan artileri. Serangan ini menimbulkan korban jiwa dan kerugian lain bagi teroris.
Ahmad al-Jabouri, anggota parlemen Irak hari Sabtu mengkonfirmasi kesepakatan Perdana Menteri Haider al-Abadi terkait masuknya tentara relawan rakyat ke Tal Afar dari titik barat.
Kekalahan para teroris di berbagai wilayah Mosul dan tekanan terhadap mereka mendorong teroris membantai warga sipil. Hari Sabtu, serangan mortir kelompok teroris Daesh ke arah pengungsi Irak yang tengah bergerak dari al-Samah ke arah Quqjali di timur Mosul menewaskan 13 orang.
Sementara itu, di pentas politik Irak, parlemennegara ini hari Sabtu dengan suara mayoritas mendukung pembentukan pasukan rakyat dengan nama “Basij” dan penggabungan pasukan al-Hashd al-Shaabi ke militer negara ini.
Haider al-Abadi saat mereaksi undang-undang ini menyatakan bahwa pasukan Basij berada di bawah komando langusng komandan angkatan bersenjata negara ini dan pasukan ini mencakup seluruh lapisan rakyat Irak.
Sayid Ammar al-Hakim, ketua Majelis Tinggi Islam Irak juga menekankan, peratifikasian undang-undang pasukan rakyat Irak sebagai pasukan Basij dan bergabungnya mereka dengan militer merupakan langkah awal bagi koalisi nasional di negara ini. (MF)