Jaish al-Fatah Bantah Terlibat dalam Pembunuhan Dubes Rusia
Kelompok teroris Jaish al-Fatah membantah pemberitaan media yang menyebutkan bahwa kelompok ini bertanggung jawab atas pembunuhan Duta Besar Rusia untuk Turki.
Seperti dilansir kantor berita APA, kelompok yang disebut dengan SITE Intelligence Group mengumumkan, Jaish al-Fatah membantah berita yang mengklaim bahwa kelompok ini bertanggung jawab atas teror Andrey G. Karlov di ibukota Turki.
Jaish al-Fatah menyebut pemberitaan tersebut sebagai tidak berdasar dan palsu.
Jaish al-Fatah adalah pusat komando gabungan yang terbentuk dari tujuh kelompok milisi bersenjata yang menentang pemerintahan Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok tersebut didirikan pada tanggal 24 Maret 2015 untuk koordinasi dalam operasi mereka di Suriah utara.
Andrey G. Karlov ditembak mati saat menyampaikan pidato pembukaan pameran foto dengan tema "Rusia dalam Pandangan Masyarakat Turki" di Ankara, Senin.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Mevlut Mert Altintas, 22 tahun, yang telah bekerja sebagai polisi antihuru-hara selama 2,5 tahun. (RA)