PLFP: Penyebutan Hizbullah Teroris, Pesanan AS dan Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i3019-plfp_penyebutan_hizbullah_teroris_pesanan_as_dan_israel
Petugas Departemen Informasi, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, PFLP menilai penyebutan teroris atas Hizbullah, Lebanon oleh Dewan Kerjasama Teluk Persia, P-GCC sejalan dengan tujuan dengan Zionis dan Amerika Serikat di kawasan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 03, 2016 10:41 Asia/Jakarta
  • PLFP: Penyebutan Hizbullah Teroris, Pesanan AS dan Israel

Petugas Departemen Informasi, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, PFLP menilai penyebutan teroris atas Hizbullah, Lebanon oleh Dewan Kerjasama Teluk Persia, P-GCC sejalan dengan tujuan dengan Zionis dan Amerika Serikat di kawasan.

Anwar Raja, petugas Departemen Informasi PFLP kepada stasiun Al Mayadeen (2/3) terkait langkah P-GCC anti-Hizbullah mengatakan, rezim-rezim anti-Hizbullah yang mengambil langkah ini memiliki hubungan dekat dengan Israel dan merupakan pion Amerika.

Anwar Raja juga menyebut langkah menteri dalam negeri negara-negara anggota Liga Arab terhadap Hizbullah, bodoh dan merupakan puncak keruntuhan moral dan politik.

Ia menambahkan, pihak-pihak yang menyebut Hizbullah, kelompok gerakan perlawanan pendukung Palestina itu sebagai teroris, bukan Muslim atau Arab.

Dewan Kerjasama Teluk Persia yang terdiri dari enam negara Arab itu memasukkan nama Hizbullah, Lebanon ke dalam daftar organisasi teroris.

Pada saat yang sama, Dewan Menteri Dalam Negeri negara-negara Arab, di bawah tekanan Saudi dan Uni Emirat Arab, dalam statemen akhirnya di pertemuan ke-33 di Tunisia, juga memasukkan Hizbullah ke daftar organisasi teroris.

Dewan Menteri Dalam Negeri negara-negara Arab bahkan menyebut perlawanan Hizbullah terhadap terorisme rezim Zionis Israel dan Takfiri sebagai "faktor berbahaya" serta mengecamnya.

Langkah tersebut spontan mendapat reaksi keras dari negara dan kelompok-kelompok pendukung perlawanan di kawasan dan tentu saja mendapat sambutan baik dari Israel.

Sekjen P-GCC mengklaim, Hizbullah, Lebanon melakukan provokasi di Irak, Suriah dan Yaman.

Padahal semua tahu, negara-negara Arab Teluk Persia bersama Arab Saudi melancarkan serangan total ke Yaman dan menghancurkan infrastruktur negara itu.

Dewan Kerjasama Teluk Persia terdiri dari enam negara Arab, yaitu Bahrain, Saudi, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab dan Kuwait. (HS)