Assad: Hanya Suara Rakyat yang Tentukan Nasib Presiden Suriah
-
Bashar Al Assad
Presiden Suriah mengatakan, terkait masalah mundurnya saya dari kursi kepresidenan negara ini, itu hanya bisa diputuskan lewat kotak-kotak suara rakyat.
Bashar Al Assad, Presiden Suriah dalam wawancara dengan stasiun televisi Jepang, TBS (Tokyo Broadcasting System) yang disiarkan hari Jumat (20/1) menjelaskan, soal mundurnya saya, itu tidak bisa didialogkan dengan kubu pemberontak atau pihak-pihak lain.
Assad menambahkan, mundur atau tidaknya saya dari kursi kepresidenan adalah urusan nasional dan terkait dengan seluruh rakyat Suriah, pasalnya Presiden di Suriah dipilih dengan suara langsung rakyat, oleh karena itu satu-satunya sumber pengambilan keputusan dalam masalah ini adalah kotak-kotak suara rakyat.
Menurut Assad, setiap orang yang ingin presidennya mundur, dapat mendatangai tempat-tempat pemungutan suara dan mengatakan saya tidak ingin presiden ini, inilah demokrasi yang juga diterapkan di seluruh penjuru dunia.
Pada saat yang sama, Presiden Suriah menuturkan, waktu pelaksanaan pemilu atau pemilu dini sekarang tidak dibahas di meja perundingan, namun pelaksanaan pemilu adalah satu-satunya cara untuk menentukan kondisi politik presiden Suriah.
Perundingan Suriah-Suriah rencananya akan digelar pada tanggal 23-24 Januari 2017 di kota Astana, Kazakhstan. (HS)