PM Irak: Mosul Timur Terbebas dari Teroris Daesh
Perdana menteri Irak hari Selasa (24/1) secara resmi menyatakan pembebasan penuh wilayah timur Mosul dari cengkeraman kelompok teroris Daesh.
Televisi Al-Iraqiya melaporkan, perdana menteri Irak, Haider Al-Abadi menyampaikan selamat atas pembebasan wilayah timur Mosul dari belenggu kelompok teroris Daesh.
"Kini, publik internasional menyaksikan hasil dari perjuangan menumpas teroris, dan hari ini tidak ada kekuatan asing manapun yang ikut dalam perang menumpas kelompok teroris Daesh di wilayah Irak," ujar Al-Abadi.
Bersamaan dengan statemen tersebut, kementerian pertahanan Irak dalam pernyataannya menegaskan wilayah timur Mosul yang sebelumnya berada dalam cengkeraman kelompok teroris Daesh berhasil dibebaskan oleh pasukan Irak.
Operasi pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, dimulai sejak 17 Oktober 2016 atas instruksi langsung perdana menteri Irak, Haider Al-Abadi, yang juga bertindak sebagai panglima angkatan bersenjata negara Arab itu.
Kelompok teroris Daesh mengusai kota strategis Mosul sejak Juni 2014 dengan bantuan milisi Baath yang loyal terhadap Saddam, serta sokongan Arab Saudi dan AS.(PH)