Amnesti Internasional Kritik Eskalasi Pengekangan Kebebasan di Bahrain
-
Bahrain
Amnesti Internasional mengkonfirmasikan eskalasi pembatasan kebebasan dan pencabutan kewarganegaraan lebih dari 80 warga Bahrain oleh rezim Al-Khalifa.
Alalam pada Kamis (23/02/2017) melaporkan, Amnesti Internasional dalam laporan tahunannya untuk 2016, menyinggung pembubaran Komunitas Islam Nasional Bahrain Al-Wefaq, sebagai komunitas oposisi terpenting di Bahrain dan menyatakan, para pejabat rezim Al-Khalifa meningkatkan batasan terhadap kebebasan berpendapat, pembentukan partai-partai dan konsentrasi damai.
Amnesti Internasional menyinggung penangkapan dan larangan kunjungan keluar negeri bagi banyak aktivis HAM di Bahrain serta mengkonfirmasikan berbagai laporan soal penyiksaan, perilaku kasar dan pengadilan tidak adil di Bahrain.
Menurut Amnesti Internasional, meski penyelidikan berbagai lembaga terkait pelanggaran hak asasi manusia oleh rezim Al-Khalifa berlanuut, namun pada saat sama rezim Bahrain mengampuni para personil militer yang melakukan pelanggaran tersebut.(MZ)