Karena Rasisme Israel, Jumlah Warga Kristen Palestina Menyusut
Kebijakan rasis rezim Zionis Israel telah menyebabkan berkurangnya jumlah warga Kristen di Palestina.
Hanna Isa, Sekretaris Jenderal Organisasi Islam-Kristen untuk Mendukung al-Quds dan Tempat-tempat Suci mengatakan, pada tahun 1947 jumlah penduduk Kristen di al-Quds mencapai 27.000 orang, namun sekarang jumlahnya tidak melebihi 4.000 orang, di mana penyebabnya adalah kebijakan rezim Zionis.
Menurutnya, generasi Kristen di al-Quds mulai lenyap disebabkan berbagai langkah Israel untuk mengusir mereka dari wilayah ini, termasuk kebijakan diskriminatif di sektor pekerjaan dan perumahan.
Hanna Isa menilai tujuan Israel menerapkan kebijakan rasis tersebut adalah untuk mengusir warga Kristen dan menggantikan mereka dengan warga Zionis.
"Israel menekan warga Kristen Palestina sedemikian rupa agar tidak memprovokasi
Eropa," ujarnya.
Berdasarkan laporan ini, sebelum berdirinya rezim ilegal Zionis, warga Kristen merupakan 25 persen dari penduduk Palestina, namun jumlah mereka saat ini kurang dari dua persen. (RA)