Al Amiri: Erdogan Ingin Tutupi Dukungannya atas Teroris
-
Hadi Al Amiri
Sekjen Organisasi Badr Irak menilai statemen terbaru Presiden Turki yang menyudutkan pasukan relawan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi dilakukan untuk menutupi dukungannya atas kelompok-kelompok teroris.
Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki baru-baru ini menyebut Al Hashd Al Shaabi sebagai organisasi teroris. Mereaksi statemen itu, Kementerian Luar Negeri Irak sudah menyerahkan surat protes resminya kepada Duta Besar Turki di Baghdad.
Hadi Al Amiri, Sekjen Organisasi Badr Irak, Jumat (20/4) dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen menuturkan, kebijakan Turki untuk mempertahankan pasukannya di pangkalan militer Al Bashiqa meski wilayah itu sudah dibersihkan dari keberadaan teroris Daesh, membuktikan bahwa mereka ingin menduduki wilayah Irak.
Al Amiri menambahkan, perang melawan teroris akan terus berlanjut sampai seluruh wilayah Irak berhasil dibersihkan dari keberadaan mereka.
Al Hashd Al Shaabi dibentuk menyusul serangan Daesh pada Juni 2014 ke Irak, atas fatwa Ayatullah Sistani, Marji Taklid Muslim Syiah Irak dan mereka selalu ikut dalam perang melawan teroris selama 30 bulan dan memainkan peran penting dalam pembebasan wilayah-wilayah Irak dari pendudukan teroris.
Al Hashd Al Shaabi berpartisipasi dalam operasi militer di Irak secara resmi di bawah kontrol Perdana Menteri Irak yang juga Panglima Angkatan Bersenjata negara itu.(HS)