Al-Sahlani: Pertemuan Arab-AS di Riyadh untuk Restrukturisasi Daesh
-
Anggota Daesh
Seorang anggota parlemen Irak mereaksi undangan Raja Arab Saudi kepada para pemimpin dari 17 negara Arab untuk bertemu dengan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat di Riyadh, ibukota Arab Saudi. Menurutnya, tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk menghidupkan kembali kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS)
Zainab al-Sahlani, anggota Fraksi al-Ahrar di Parlemen Irak dalam wawancara dengan kantor berita al-Maalomah, Kamis (11/5/2017) menyebut pertemuan Arab-AS di Riyadh sebagai pertemuan konspiratif.
Ia mengatakan, tujuan penyelenggaraan pertemuan ini adalah untuk restrukturisasi Daesh dan kelompok-kelompok teroris lainnya setelah mereka mengalami kegagalan di Irak dan Suriah.
Al-Sahlani juga mengungkapkan penyesalan atas langkah-langkah para pendukung finansial, senjata, politik dan logistik Daesh yang menyebabkan tewasnya orang-orang yang tak berdosa, mengungsinnya jutaan orang dan kehancuran ekonomi.
"Pihak-pihak ini telah bergerak untuk menghancurkan negara-negara di kawasan dengan menciptakan Daesh," pungkasnya.
Salman bin Abdul Aziz, Raja Arab Saudi pada Rabu mengirim surat undangan kepada pemimpin-pemimpin dari 17 negara Arab termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab dan Qatar untuk bertemu dengan Presiden AS yang rencananya akan berkunjung ke Riyadh pada bulan ini. (RA)