Hizbullah: Pertemuan Riyadh, Dukungan kepada AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i37938-hizbullah_pertemuan_riyadh_dukungan_kepada_as
Salah satu pejabat Hizbullah Lebanon mengatakan, tujuan pertemuan mendatang beberapa negara Arab-Muslim di Riyadh, ibukota Arab Saudi merupakan dukungan kepada kebijakan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk konfrontasi dengan Republik Islam Iran, Suriah dan Hizbullah.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
May 20, 2017 11:54 Asia/Jakarta
  • Donald Trump, Presiden AS dan Mohammad bin Salman, Menhan Arab Saudi
    Donald Trump, Presiden AS dan Mohammad bin Salman, Menhan Arab Saudi

Salah satu pejabat Hizbullah Lebanon mengatakan, tujuan pertemuan mendatang beberapa negara Arab-Muslim di Riyadh, ibukota Arab Saudi merupakan dukungan kepada kebijakan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk konfrontasi dengan Republik Islam Iran, Suriah dan Hizbullah.

Sheikh Ali Da'moush, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah dalam khutbah Jumat kedua, Jumat (19/5/2017) mengatakan, tujuan pertemuan di Riyadh adalah permintaan bantuan Arab Saudi kepada AS untuk konfrontasi dengan poros Muqawama.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga merupakan pengambilan dukungan Washington kepada rezim Al Saud dan upaya penegaskan bahwa Arab Saudi adalah poros di kawasan.

Sheikh Ali Da'moush menegaskan, keberpihakan, memobilisasi dan bantuan dari AS ini tidak akan memiliki manfaat bagi Arab Saudi.

Terkait dengan kondisi internal Lebanon, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah menuturkan, meskipun perang, krisis dan berbagai persoalan yang ada di kawasan serta bahaya yang mengepung Lebanon, namun stabilitas negara ini adalah prinsip dan dasar bagi Hizbullah.  

Donald Trump, Presiden AS tiba di Riyadh pada Sabtu. KTT Arab-Islam-Amerika akan menjadi salah satu rangkaian acara yang akan diadakan di Riyadh bersamaan dengan kunjungan Trump.

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz telah mengundang 17 pemimpin negara Arab dan Muslim untuk berkunjung ke Riyadh dan bertatap muka dengan Trump.

Menurut Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, sebuah pertemuan terpisah juga akan dilakukan antara para pemimpin Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) dengan Trump, serta pembicaraan bilateral antara para pemimpin Saudi dan AS.

Arab Saudi akan menjadi destinasi pertama kunjungan Trump sejak menjadi presiden pada Januari lalu. (RA)