Menlu Qatar: Kami Tidak Menginginkan Eskalasi Friksi
-
Menlu Qatar
Menteri Luar Negeri Qatar menekankan bahwa Doha tidak menginginkan segala bentuk eskalasi friksi, dan menekankan penyelesaikan friksi dalam koridor Dewan Kerjasama Teluk Persia (PGCC).
Fars News melaporkan, Muhammad bin Abdurraham Al-Thani, Menteri Luar Negeri Qatar, pada Sabtu (10/6/2017) seraya menekankan hubungan baik negaranya dengan Iran dan mengatakan, Qatar tidak pernah mengambil keputusan di luar koridor Dewan Kerjasama Teluk Persia.
Menteri Luar Negeri Qatar juga menyinggung upaya Dewan Kerjasama Teluk Persia untuk menjalin hubungan dengan Iran, kemudian mengemukakan pertanyaan mengapa hubungan Qatar dengan Iran dinilai sebagai tindak kejahatan?
Menurutnya, berbagai tuntutan dan tuduhan terhadap Doha tidak jelas.
Sementara itu, Anwar Qarqash, Menteri Penasehat Pemerintah Uni Emirat Arab, dalam postingannya di medsos menulis, diplomasi satu-satunya solusi untuk krisis dengan Qatar, akan tetapi tidak ada dialog yang dapat memaksa Doha menghentikan dukungannya terhadap terorisme.
Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir, memutus hubungan diplomatik dengan Qatar dan menutup seluruh perbatasan udara, darat dan laut mereka untuk Qatar. Menyusul langkah itu, sejumlah negara juga memutus hubungan dengan Qatar.
Arab Saudi sebagai tertuduh utama dukungan terhadap kelompok teroris di kawasan, mengklaim bahwa alasan pemutusan hubungannya dengan Qatar adalah dukungan Doha terhadap kelompok-kelompok radikal dan teroris.(MZ)