Hamas Tidak Akan Memihak dalam Krisis Arab-Qatar
-
Hamas
Wakil ketua biro politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas), Musa Abu Marzuq menyatakan, gerakan ini tidak akan mencampuri friksi negara-negara Arab dan menginginkan dialog untuk penyelesaian krisis tersebut.
Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, Abu Marzuq pada hari Sabtu (10/6/2017) dalam pertemuan dengan delegasi Lebanon menjelaskan bahwa Hamas tidak akan mendukung pihak mana pun dalam perselisihan internal antarnegara-negara Arab, karena Hamas akan tetap prioritas pada masalah Palestina dan opsi muqawama.
Senin pekan lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatik mereka dengan Qatar. Negara-negara tersebut menuntut Qatar untuk menghentikan dukungannya terhadap Hamas. Namun pemerintah Doha menegaskan tidak akan mengijinkan siapapun mencampuri politik luar negerinya.
Abu Marzuq dalam pertemuan tersebut juga menjelaskan transformasi terbaru di Palestina dan menekankan komitmen masyarakat Palestina untuk menghadapi rezim Zionis serta melawan blokade.
Pejabat senior Hamas ini menegaskan, para pengungsi Palestina yang tinggal di Lebanon berkomitmen pada keamanan dan ketenteraman negara ini.(MZ)