Penasihat Assad: Menghancurkan Negara-negara Arab, Tujuan Utama Barat
-
Bouthina Shaaban, Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media
Penasihat Presiden Suriah untuk Urusan Politik dan Media menilai tingkat kehancuran akibat konspirasi di negara-negara Arab menunjukkan upaya Amerika Serikat dan orang-orang bayarannya untuk menghancurkan infrastruktur ekonomi, politik dan peradaban di negara-negara ini.
"Evaluasi komprehensif dan akurat di negara-negara Arab menunjukkan bahwa tujuan Barat yang dipimpin AS dan rezim Zionis (Israel) serta para teroris bayaran mereka di Irak, Suriah, Yaman, Libya, Mesir, Lebanon, Tunisia dan Bahrain serta krisis antara Arab Saudi dan Qatar, tidak ada bedanya," kata Bouthina Shaaban seperti dilansir IRNA.
Ia menambahkan, krisis di negara-negara Arab di Timur Tengah dibuat dalam kerangka menghapus peninggalan bersejarah dan peradaban negara-negara Arab dan mengubahnya menjadi "subyek lumpuh"yang tidak mampu membentuk pemerintah politik yang sebenarnya dan tidak bisa mencapai posisi yang layak di tingkat regional dan internasional.
Penasihat Bashar al-Assad untuk Urusan Politik dan Media lebih lanjut menilai tujuan pengobaran perang di Suriah sebagai upaya untuk menghancurkan basis jati diri dan identitas Arab.
Ia juga menekankan perlindungan terhadap hak-hak semua negara Arab dan Palestina, Dataran Tinggi Golan dan Lebanon.
Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)