Israel Tolak Keluarkan Dana untuk Rekonstruksi Gaza
-
Kerusakan di Gaza akibat gempuran Israel
Pars Today - Rezim Zionis telah memberitahukan kepada Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan mengalokasikan dana apa pun untuk "Dewan Perdamaian Gaza" dan proses rekonstruksi wilayah ini; ini terjadi di saat para penjajah Zionis selama dua tahun perang yang menghancurkan, dengan pemboman besar-besaran, telah menghancurkan infrastruktur vital Gaza.
Menurut laporan IRNA pada hari Minggu (22/2/2026), Organisasi Penyiaran Radio dan Televisi rezim Zionis melaporkan bahwa Tel Aviv secara resmi telah memberitahukan kepada pemerintah Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan mengalokasikan dana apa pun untuk aktivitas "Dewan Perdamaian Gaza" di bawah pimpinan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Keputusan ini dianggap sebagai penolakan tegas terhadap setiap komitmen finansial untuk rekonstruksi Jalur Gaza atau untuk membiayai pasukan yang rencananya akan beroperasi di bawah pengawasan dewan ini.
Sikap ini diumumkan di saat rezim Zionis selama lebih dari dua tahun perang Gaza, dengan pemboman besar-besaran dan terarah, telah menghancurkan sebagian besar bangunan, sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur vital wilayah ini, dan kini menolak untuk berpartisipasi dalam rekonstruksinya.
Ze'ev Elkin, anggota kabinet keamanan dan menteri rezim Zionis, dalam sebuah wawancara radio membenarkan keputusan ini dan mengatakan: Kami tidak akan memberikan dana kepada Dewan Perdamaian; tidak ada alasan untuk ini.
Ia, tanpa menyebut peran langsung Tel Aviv dalam kehancuran luas Gaza, mengklaim: Kami diserang dan tidak ada alasan bagi kami untuk membiayai rekonstruksi Gaza.
Hal ini terjadi di saat Presiden Amerika Serikat telah meminta negara-negara anggota untuk berpartisipasi dalam biaya operasional dewan ini. Negara-negara seperti Qatar dan Uni Emirat Arab telah mengumumkan bahwa mereka masing-masing siap memberikan bantuan lebih dari satu miliar dolar. Trump juga mengatakan bahwa anggota dewan sejauh ini telah mengumpulkan sekitar lima miliar dolar. Meskipun demikian, Israel, sebagai aktor utama dalam konflik dan penghancuran di Gaza, menolak setiap partisipasi finansial dan telah menyampaikan pesan ini kepada Washington; sebuah langkah yang menurut para analis, dapat menantang secara serius proses pembentukan mekanisme perdamaian baru di Gaza. (MF)