Fatah Peringatkan Israel terkait Proyek Pembagian Masjid al-Aqsa
-
Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Gerakan Fatah
Wakil Ketua Gerakan Fatah memperingatkan upaya rezim Zionis Israel untuk melaksanakan rencana pembagian Masjid al-Aqsa dari sisi waktu dan tempat dan pemanfaatan atas insiden terbaru di Baitul Maqdis untuk memulai konspirasi baru.
"Dukungan kepada Masjid al-Aqsa adalah mencegah penyerbuan berkelanjutan aparat keamanan Israel dan warga distrik Zionis ke tempat ini," kata Mahmoud al-Aloul dalam sebuah acara di kota Nablus untuk mengevaluasi perkembangan terbaru di Baitul Maqdis, seperti dilansir IRIB mengutip Sputnik, Senin (17/7/2017).
Ia menambahkan, Mahmoud Abbas, Pemimpin Otorita Ramallah melakukan kontak luas dengan semua pihak internasional untuk mengakhiri tindakan provokatif Israel di Masjid al-Aqsa.
Menyusul operasi mati syahid tiga pemuda Palestina di al-Quds pada Jumat, 14 Juli 2017, aparat keamanan rezim Zionis menutup pintu-pintu Masjid al-Aqsa selama tiga hari dan melarang pelaksanaan Shalat Jumat.
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis menginstruksikan untuk memasang CCTV dan pintu keamanan di gerbang Masjid al-Aqsa dan sekitarnya.
Banyak pejabat negara-negara Muslim dan internasional mengecam tindakan Israel yang menutup pintu-pintu gerbang Masjid al-Aqsa.
Mereka juga memperingatkan penyalahgunaan kondisi pasca operasi mati syahid warga Palestina oleh Israel untuk mendominasi tempat suci tersebut. (RA)