UEA Rebut Sumber Migas di Tenggara Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i42256-uea_rebut_sumber_migas_di_tenggara_yaman
Pasukan Uni Emirat Arab dan milisi bersenjata yang bernama "Nukhba Shabwa", hari Jumat (4/8) merebut kontrol pelabuhan ekspor gas Balhaf dan beberapa sumur minyak di Provinsi Shabwa, Tenggara Yaman.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Aug 05, 2017 13:56 Asia/Jakarta
  • pengeboran minyak
    pengeboran minyak

Pasukan Uni Emirat Arab dan milisi bersenjata yang bernama "Nukhba Shabwa", hari Jumat (4/8) merebut kontrol pelabuhan ekspor gas Balhaf dan beberapa sumur minyak di Provinsi Shabwa, Tenggara Yaman.

Sumber-sumber lokal, Sabtu (5/8) kepada wartawan TV Alalam mengatakan, milisi bersenjata Nukhba Shabwa, Jumat (4/8) merebut kontrol kota Ataq pusat Provinsi Shabwa dan wilayah-wilayah kaya minyak Azzan, Rudum, Al Aqah, Juban, Al Houta dan Balhaf, dari kelompok teroris Al Qaeda.

Para pengamat meyakini, menyusul perselisihannya dengan Qatar dan kemungkinan terhentinya ekspor gas dari negara itu, UEA berusaha memenuhi kebutuhan gas alamnya dengan cara menduduki dan mengeksploitasi sumber-sumber gas Yaman di Provinsi Shabwa.

UEA melakukan pengeboran minyak dan gas di Provinsi Shabwa tanpa koordinasi Abd Rabbuh Mansour Hadi, Presiden terguling Yaman yang sekarang tengah berada di Riyadh, Arab Saudi.

Menurut keterangan beberapa sumber media Barat, Khaled Al Azmi, Komandan pasukan Nukhba Shabwa yang mendapat dukungan UEA, Kamis (3/8) mengatakan, pasukan Nukhba Shabwa membalas serangan Al Qaeda ke pos-pos pemeriksaan keamanan di Provinsi Shabwa dengan menggelar operasi militer baru.

Sementara Lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia Eropa-Timur Tengah sebelumnya mempublikasikan laporan terkait keberadaan kelompok teroris dukungan UEA di Aden, Selatan Yaman. Milisi bersenjata dukungan UEA itu menyebarkan ancaman teror kepada beberapa tokoh Yaman.

Menurut Khamis Salim Al Thamiri, salah seorang analis politik Yaman, UEA mempersenjatai kelompok-kelompok teroris terutama Al Qaeda dengan senjata berat di Selatan Yaman. (HS)