Hamas Reaksi Serangan Udara Israel
-
Serangan udara rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza
Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) memperingatkan rezim Zionis Israel terkait dengan kelanjutan serangan udaranya ke Jalur Gaza.
Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Fauzi Barhoum, juru bicara Hamas dalam pernyataan terbaru, mereaksi serangan udara militer Israel ke Gaza pada Selasa petang, 8 Agustus 2017.
"Rezim Zionis (Israel) melanjutkan agresinya ke Gaza dan secara sengaja menarget pangkalan-pangkalan Muqawama. Semua konsekuensi dari tindakan berbahaya ini berada di pundak rezim ini," ujarnya.
Ia menambahkan, kami tidak akan membiarkan rezim Zionis menjadikan Gaza sebagai arena ujicoba persenjataannya.
Sebelumnya, jet tempur Israel membombardir beberapa pangkalan Muqawama Palestina di Gaza pada Selasa petang.
Serangan ini melukai lima warga Palestina, di mana salah satu dari mereka mengalami luka parah.
Perjanjian gencatan senjata antara Muqawama Palestina (Hamas) dan rezim Zionis pada Agustus 2014 mengakhiri agresi militer Israel selama 50 hari ke Gaza.
Perjanjian yang ditandatangani di bawah pengawasan Mesir itu telah berulang kali dilanggar secara sepihak oleh Israel.
Serangan udara rezim Zionis ke Gaza dilancarkan ketika penduduk di wilayah ini menghadapi krisis kemanusiaan seperti kekuarangan bahan makanan dan obat-obatan akibat blokade darat, laut dan udara Israel. (RA)