PM Israel Himpun Dukungan Internasional untuk Kurdistan
-
Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri rezim Zionis Israel dikabarkan tengah menghimpun dukungan beberapa negara dunia untuk mencegah kegagalan upaya para pejabat pemerintah wilayah Kurdistan memisahkan diri dari Irak.
All Iraq News Agency, AIN, Jumat (19/10) melaporkan, sejumlah pejabat Israel mengungkap upaya Benjamin Netanyahu, PM Israel menghimpun dukungan beberapa negara adidaya dunia untuk mencegah Kurdistan tidak semakin kehilangan kontrolnya atas wilayah-wilayah yang diduduki dalam melawan pasukan pemerintah Irak.
Israel adalah satu-satunya pihak yang mengakui secara resmi pemisahan diri wilayah Kurdistan dari Irak. Para analis percaya, dukungan Israel atas wilayah Kurdistan, Irak karena rezim itu ingin memanfaatkan etnis Kurdi yang tersebar di empat negara yaitu Irak, Turki, Suriah dan Iran.
Referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan dari Irak tetap diselenggarakan pada 25 September 2017 meski mendapat penentangan keras dari pemerintah pusat Irak dan sejumlah negara kawasan serta dunia. (HS)