Hamas: Muqawama Berubah Menjadi Budaya Rakyat Palestina
-
Sami Abu Zuhri, anggota senior Hamas.
Anggota senior Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) mengatakan, Muqawama (perlawanan) telah berubah menjadi budaya bagi rakyat Palestina.
Sami Abu Zuhri menambahkan, Hamas memiliki peran penting dalam perubahan Muqawama dari sebuah fenomena satu kelompok menjadi budaya rakyat Palestina.
Hal itu dikatakan Abu Zuhri dalam pernyataannya pada Selasa (14/11/2017), seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.
"Mereka yang berusaha menghentikan Muqawama dan melucuti senjatanya adalah orang-orang yang memiliki ilusi salah dalam kepalanya. Mimpi mereka itu tidak akan berubah menjadi kenyataan, dan Muqawama akan tetap kuat," imbuhnya.
Ia menegaskan, Hamas tidak akan pernah mengakui keberadaan rezim Zionis Israel dan akan selalu komitmen pada prinsip ini.
"Hamas akan selalu mendukung cita-cita rakyat Palestina hingga pembebasan penuh bumi ini," tegasnya.
Anggota senior Hamas lebih lanjut menyinggung pembentukan Brigade Syahid Izzuddin al-Qassam oleh gerakan ini dan menjelaskan bahwa brigade tersebut bukan hanya sebuah sekumpulan pasukan, namun sebuah militer dalam arti kata yang sempurna dan bertujuan untuk membebaskan bumi Palestina.
Di bagian lain pernyataannya, Abu Zuhri juga menyinggung Kesepakatan Rekonsiliasi Nasional antara Hamas dan Fatah.
Ia menuturkan, Hamas berusaha untuk menjaga hubungan nasional dan internal, dan pada saat yang sama, gerakan ini melanjutkan upayanya untuk mengimplementasikan Rekonsiliasi Nasional dan persatuan rakyat Palestina. (RA)