Mahmoud al-Zahar: Kami Menolak Pelucutan Senjata Muqawama
-
Mahmoud al-Zahar
Mahmoud al-Zahar, salah satu pemimpin senior Gerakan Muqawama Islam Palestina Hamas mengatakan, tidak ada anggota Hamas yang menerima pelucutan senjata muqawama.
Menurut laporan Pusat Informasi Palestina Senin (27/11) melaporkan, Mahmoud al-Zahar saat diwawancarai kantor berita Nabaapress menjelaskan, penyelenggaraan pemilu dewan nasional merupakan kebutuhan urgen untuk mengambil kebijakan dan syaratnya adalah tidak mengakui rezim Zionis Israel.
"Kami tidak memiliki kepercayaan kepada Gerakan Fatah terkait implementasi kesepakatan yang diraih, namun untuk saat ini kami masih menunggu," paparnya.
Masih menurut al-Zahar, jika Otorita Ramallah awal Desember ini tidak memberi gaji para pegawai, Hamas juga akan mengkaji opsi yang dipilihnya.
Otorita Ramallah memanfaatkan retorika penyerahan penuh Jalur Gaza kepada pemerintah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab dan komitmennya.
Petinggi Hamas ini juga menekankan, setiap perang terhadap Lebanon akan melebar ke seluruh kawasan.
Al-Zahar mengungkapkan, negara-negara kawasan termasuk Arab Saudi gagal memanfaatkan kapasitas dan sumber dayanya untuk menciptakan proyek nasional dan Islam. (MF)