Palmira Bebas, Assad Puji Strategi Militer Suriah
Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengatakan pembebasan kota Palmira merupakan bukti akan ketepatan strategi militer Suriah.
Ia mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan delegasi parlemen Perancis di Damaskus, Ahad (27/3/2016), seperti dikutip televisi al-Ikhbariya, Suriah.
“Pembebasan kota Palmira membuktikan kebenaran strategi militer Suriah dan sekutunya dalam memerangi terorisme,” ujar Assad.
Menurutnya, kunjungan anggota parlemen Perancis ke Suriah dan pemantauan situasi dari dekat dapat membantu memperbaiki kebijakan keliru sejumlah negara termasuk Perancis terkait transformasi Suriah.
Dalam pertemuan itu, anggota parlemen Perancis juga mengharapkan agar perdamaian dan stabilitas segera kembali di Suriah.
Delegasi parlemen Perancis berkunjung ke Damaskus untuk berdialog dengan Presiden Assad. Mereka juga diagendakan mengikuti acara keagamaan masyarakat Kristen Suriah dan menyuarakan dukungannya kepada mereka dalam perang melawan Daesh.
Sementara itu, Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoubi dalam satu pernyataan mengatakan, kemenangan di Palmira memiliki arti besar dari segi pembebasan penduduk Palmira serta pembebasan sejarah dan warisan peradaban kota tersebut.
Militer Suriah setelah pertempuran panjang pada hari Ahad, berhasil membebaskan secara penuh kota Palmira dari pendudukan kelompok teroris Daesh. (RM)